Kunjungan Forum Guru IPS Indonesia (FOGIPSI)

  Kota Batu - Rabu (22/02/2017), PPPPTK PKn dan IPS menerima kunjungan dari Forum Guru IPS Indonesia (FOGIPSI). Bertempat di Gedung Semeru lantai 3, rombongan diterima oleh Kepala Pusat dan beberapa pejabat struktural serta widyaiswara PPPPTK PKn dan IPS. Pada kesempatan tersebut, pengurus FOGIPSI memperkenalkan visi dan misi organisasi diantaranya membangun jejaring guru IPS seluruh Indonesia menggunakan sarana TIK, perlindungan profesi dan penegakkan kode etik guru IPS, serta membangun komitmen atas dasar profesionalisme dan jiwa NKRI. Menurut ketua FOGIPSI, Edi Sumardi, organisasi tersebut awalnya terhubung melalui sosial media. Sejak didirikan 30 Maret 2016 lalu, sudah ada sekitar 4000 guru IPS yang mendaftar menjadi anggota di akun sosial media FOGIPSI. Sementara yang melalakukan pendaftaran secara offline mencapai 1500 anggota. Lebih lanjut Edi menerangkan, FOGIPSI ingin menjadi wadah pemersatu guru IPS seluruh Indonesia yang berkonektifitas, berkomitmen dan berkompetensi. PPPTK PKn dan IPS selaku Unit Pelaksana Teknis Kemendikbud yang memiliki tugas pokok dan fungsi pengembangan dan pemberdayaan guru mata pelajaran PPKn dan IPS, menyambut baik berdirinya organisasi-organisasi professional guru seperti FOGIPSI. Ke depan diharapkan akan terjalin kerjasama yang instensif terkait pengembangan dan pemberdayaan guru-guru dengan organisasi profesi tersebut. Demi kemajuan pendidikan di Indonesia [rva].
23.02.17 08:43  |   Si Data & Informasi

Workshop Review Modul Penyamaan Persepsi Infusing Materi PPK

  Kota Batu - Jumat (10/02/2017), PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan kegiatan Workshop Review Modul Penyamaan Persepsi Infusing Materi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Acara dibuka oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata, Ph.D. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkomunikasikan dan menyamakan pemahaman tentang materi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Materi PPK digagas oleh Kemendikbud selaras dengan semangat Nawacita Butir 8 yaitu Penguatan revolusi karakter bangsa melalui budi pekerti dan pembangunan karakter peserta didik sebagai bagian dari revolusi mental. Pada tahun 2015 hingga 2016, PPPPTK PKn dan IPS telah mengembangkan 80 modul peningkatan kompetensi pedagogik dan professional bagi guru mapel PPKn dan IPS. Modul-modul tersebut telah dipergunakan untuk pelatihan guru-guru PPKn dan IPS jenjang SMP, SMA dan SMP. Workshop diselenggarakan dalam rangka mengakomodasi materi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pada 80 modul tersebut. Pada kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan dapat tersusun kisi-kisi materi PPK agar sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa khususnya mata pelajaran PPKn dan IPS. Narasumber berasal dari Tim PPK Pusat, para dosen diataranya Prof. Dr. Djoko Saryono (Universitas Negeri Malang) dan Dra. Hj. Lise Chamijatun, M.Pd. (Universitas Muhammadiyah Malang), serta dari pejabat PPPPTK PKn dan IPS. Sedangkan peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari unsur PPPPTK, guru, dosen, dinas pendidikan, yayasan pendidikan, dan balai bahasa, dengan total jumlah peserta sebanyak 83 orang peserta (rva). Fotografer: Cahyo
11.02.17 12:12  |   Si Data & Informasi

Workshop Penyusunan Program Kerja dan Rencana Implementasi DIPA TA 2017

Mulai hari Rabu (11/01) hingga Jumat (13/01) PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan Workshop Penyusunan Program Kerja dan Rencana Implementasi DIPA Tahun Anggaran 2017. Kegiatan ini rutin dilakukan di awal tahun untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi atas Program Kerja lembaga di tahun 2017. Kegiatan dibuka oleh Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Drs. Muhadjir, MA. Diikuti secara aktif oleh seluruh Pejabat Struktural, Widyaiswara dan Fungsional Umum di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS. "Konsentrasi, fokus dan percaya diri", demikian pesan Kepala Pusat kepada seluruh peserta kegiatan. Konsentrasi pada pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan bidang PPKn dan IPS. Fokus pada program kerja 2017, serta percaya diri bahwa PPPPTK PKn dan IPS dapat menjadi lembaga yang dapat mewarnai dunia pendidikan Indonesia khususnya mapel PPKn dan IPS. Dari workshop ini diharapkan hasil akhir berupa silabus pelatihan, struktur program, dan bahan ajar diklat yang akan diselenggarakan pada tahun 2017.
11.01.17 15:11  |   Si Data & Informasi

Mentor dan PB Guru Pembelajar PPPPTK PKn IPS 2016

Berikut adalah Data Mentor dan Pusat Pembelajar Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar PPPPTK PKn dan IPS 2016 [unduh]
23.09.16 10:51  |   Si Data & Informasi

Blockgrant Dikdas 2016 bagi MGMP Mapel PPKn dan IPS Jenjang SMP

Program Guru Pembelajar adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai strategi, moda dan media pelatihan. Diharapkan melalui program ini, guru memiliki kemauan untuk terus belajar mengembangkan potensi dirinya. Program Guru Pembelajar yang gagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melibatkan partisipasi dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, dunia usaha dan industri untuk bekerjasama dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia. Kegiatan kolektif guru jenjang pendidikan dasar yang diselenggarakan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) SD dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP, telah menunjukkan peran aktif dan kontribusinya dalam peningkatan mutu pendidikan. Pada tahun 2016 Direktorat Pembinaan Guru Dikdas Kemdikbud memberikan bantuan/blockgrant dengan tujuan agar lebih mendorong partisipasi dan kontribusi KKG/MGMP, sebagai gerakan Program Guru Pembelajar. Berdasarkan hasil dari kegiatan Verifikasi Pendataan Bantuan Peningkatan Karier Guru Pendidikan Dasar yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, pada tahun 2016 terdata sebanyak 147 MGMP mata Pelajaran PPKn dan IPS SMP memperoleh bantuan. MGMP tersebut melaksanakan Program Guru Pembelajar dalam 2 moda.  Pertama, Moda Tatap Muka untuk mempelajari satu Kelompok Kompetensi (KK) yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 16 sampai dengan 30 September 2016. Kedua, Moda Dalam Jejaring (Daring) Kombinasi untuk mempelajari satu kelompok Kompetensi (KK) yang dijadwalkan berlangsung tanggal 1 sampai dengan 15 November 2016. Untuk Mata Pelajaran IPS SMP Moda Tatap Muka mempelajari Kelompok Kompetensi (KK) H dan Moda Daring Kombinasi mempelajari Kelompok Kompetensi (KK) J. Untuk Mata Pelajaran PPKn SMP Moda Tatap Muka mempelajari Kelompok Kompetensi (KK) B dan Moda Daring Kombinasi mempelajari Kelompok Kompetensi (KK) A. PPPPTK PKn dan IPS selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemdikbud telah mengembangkan modul-modul pelatihan Program Guru Pembelajar. Berikut adalah tautan untuk mengunduh modul: [IPS SMP Kelompok Kompetensi H] dan [IPS SMP Kelompok Kompetensi J] [PPKn SMP Kelompok Kompetensi A] dan [IPS SMP Kelompok Kompetensi B]
23.09.16 07:44  |   Si Data & Informasi

Forum Silaturahmi Keluarga Besar PPPPTK PKn dan IPS

Kota Batu, PPPPTK PKn dan IPS – Seluruh keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS berkumpul di aula gedung Semeru dalam rangka Halal Bihalal, Kamis(14/07/2016). Hadir pula perwakilan dari pusdik Arhanud, perwakilan perangkat desa Pendem, kepala PPPPTK BOE dan purnatugas. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menjadi sarana untuk saling menyampaikan permohonan maaf di bulan Syawal pasca libur Idul Fitri 1437 H. Seluruh Keluarga Besar PPPPTK PKn dan IPS mengucapkan: “Selamat Idul Fitri 1437H. Mohon Maaf Lahir dan Batin”
14.07.16 14:52  |   Si Data & Informasi

Undangan Seminar Nasional

Dalam rangka Dies Natalis ke 35, PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan Seminar Nasional dengan Tema: Peran Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora dalam Dunia Pendidikan: Perspektif Sosiologi, Sejarah dan Kewarganegaraan yang akan diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 31 Mei 2016. Peserta seminar berasal dari guru-guru SD, SMP, SMA/SMK. Juga turut mengundang Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Surat undangan dan daftar calon peserta seminar dapat didownload pada link berikut: Undangan Lampiran Daftar Calon Peserta
26.05.16 13:40  |   Si Data & Informasi

Peluncuran Program Guru Pembelajar

Mendikbud Anies Baswedan meluncurkan program Guru Pembelajar di Jakarta, Sabtu (21/5/2016). Program ini merupakan upaya peningkatkan kompetensi pedagogik dan professional guru-guru di seluruh Indonesia. Seperti dikutip dari Antaranews.com, menurut Mendikbud sifat pembelajar merupakan sifat yang harus dimiliki oleh para guru. "Kami mengenalkan Program Guru Pembelajar. Kami ingin dari namanya, menjelaskan program tersebut yakni tidak hanya murid yang belajar tetapi juga guru". Program Guru Pembelajar dirancang dalam 3 moda, yaitu moda Tatap Muka, Moda Dalam Jaringan (Daring) dan Moda Kombinasi. PPPPTK PKn dan IPS sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, menjadi salah satu ujung tombak pelaksanaan Program Guru Pembelajar. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh PPPPTK PKn dan IPS dalam rangka menyongsong penyelenggaraan Pelatihan Instruktur Nasional Guru Pembelajar mata pelajaran PPKn dan IPS. Menurut Kabid Program dan Informasi, Djoko Winarjanto, PPPPTK PKn dan IPS telah mengembangkan 80 modul sebagai bahan pelatihan. Modul tersebut telah siap, baik untuk moda Tatap Muka maupun moda Daring. Sampel modul-modul tersebut dipamerkan di stand PPPPTK PKn dan IPS. Tidak hanya guru yang antusias mengunjungi stand pameran PPPPTK PKn dan IPS. Mendikbud juga menyempatkan melihat stand PPPPTK PKn dan IPS [rv]. Foto Dokumentasi: DjokoWin
21.05.16 21:01  |   Si Data & Informasi

Dies Natalies PPPPTK PKn dan IPS

Kota Batu – Jumat (20/5/2016) bertempat di Aula Gedung Semeru, PPPPTK PKn dan IPS menggelar seremonial dalam rangka memperingati Dies Natalis ke 35. Acara dihadiri seluruh karyawan, purnatugas, dan tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut dibacakan kembali sejarah berdirinya lembaga mulai 1981 hingga saat ini telah berkontribusi bagi pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan selama 35 tahun. Kepala Bagian Umum, Akhmadi menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh karyawan dan purnatugas. Semoga semangat dan pengabdiannya dapat ditingkatkan untuk kemajuan di masa yang akan datang [rv].
20.05.16 20:46  |   Si Data & Informasi

Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap I 2016

Kota Batu – PPPPTK PKn dan IPS kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi guru mata pelajaran PPKn dan IPS tahun 2016 tahap I. Sebanyak 160 guru dari 34 provinsi diundang dan dilatih selama 7 hari di kampus PPPPTK PKn IPS mulai tanggal 16 sampai 22 Mei 2016. Pelatihan Berbasis Kompetensi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru mata pelajaran PPKn dan IPS agar sesuai dengan standar pendidikan nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan standar kompetensi guru yang berhubungan dengan Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran, Kompetensi Akademik, dan Pengembangan Profesi. Saat ini guru-guru di seluruh Indonesia masih memiliki kemampuan penguasaan pengetahuan yang beragam. Ditambah lagi belum ada alat ukur yang akurat untuk mengetahui kemampuan guru. Pembinaan yang selama ini dilakukan juga belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing guru. Jika hal tersebut tidak diupayakan solusinya, maka kualitas pendidikan Indonesia akan sulit meningkat. Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diselenggarakan oleh PPPPTK PKn dan IPS merupakan salah satu upaya mengatasi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kondisi guru tersebut. Dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi, guru-guru peserta diklat diajak untuk berdiskusi, membahas kasus (studi kasus), ceramah, kerja kelompok, presentasi dan praktek mengajar. Di akhir pelatihan, dilaksanakan evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan ini, guru-guru diharapkan mampu memahami materi keilmuan dan mengimplementasikannya di tempat tugas masing-masing [rv].
19.05.16 20:41  |   Si Data & Informasi

Rapat Persiapan Seminar Nasional

Drs. Djoko Winarjanto, M.M. Kepala Bidang Program dan Informasi PPPPTK PKn dan IPS memberikan arahan kepada panitia Seminar Nasional, Rabu(18/05/2016) di Ruang Rapat Gedung Krakatau. Rapat ini digelar dalam rangka persiapan penyelenggaraan Seminar Nasional dalam rangka memperingati Dies Natalis ke 35 PPPPTK PKn IPS dengan Tajuk “Peran Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora dalam Dunia Pendidikan”. Seminar dijadwalkan diselenggarakan pada hari Selasa, 31 Mei 2016. Narasumber yang akan tampil membagi ilmu kepada para peserta seminar merupakan tokoh nasional bidang PKn dan IPS, diantaranya Dr. JJ Rizal seorang Sejarahwan dan Dr. Darmaningtyas seorang praktisi dan pengamat dunia pendidikan yang sering diundang menjadi narasumber di televisi nasional. Sebanyak 150 orang guru dari jenjang SD, SMP dan SMA diundang sebagai peserta seminar. Menurut Fariziah Choirunisah, S.Pd.,M.Acc. Kepala Seksi Program PPPPTK PKn dan IPS, Rapat Koordinasi Panitia Seminar ini bertujuan untuk mematangkan kembali persiapan pelaksanaan kegiatan, seperti mengecek undangan narasumber, undangan peserta, akomodasi, dokumentasi, publikasi. Hal ini agar pada hari H kegiatan dapat berjalan dengan lancar [rv].
18.05.16 20:22  |   Si Data & Informasi

Monitoring dan Evaluasi Pendampingan Pengawas Sekolah di Rote Ndao

Baa, Rote Ndao – PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Pendampingan Pengawas Sekolah di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 9 sampai dengan 12 Februari 2016. Kegiatan ini merupakan upaya memberikan bantuan teknis kepada Pengawas Sekolah dalam melakukan pendampingan pada Kepala Sekolah binaan. Pengawas Sekolah yang mendapatkan pendampingan kali ini adalah Pengawas Sekolah yang telah mengikuti In Service Learning 1 dan sedang melaksanakan On The Job Learning (OJL) pada program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Kepala Sekolah/Madrasah (PKB KS/M). PKB KS/M dilaksanakan dengan menggunakan pola pelatihan In Service Learning 1 (In-1), On the Job Learning (On), dan In Service Learning 2 (In-2). Keseluruhan rangkaian kegiatan dalam PKB KS/M dirancang agar dapat memfasilitasi peningkatan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan kinerja profesional KS/M untuk dapat meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah/madrasah di Kabupaten Rote Ndao. Menurut Erning Wijayati, S.AB, M.M, widyaiswara PPPPTK PKn dan IPS yang bertugas melakukan pendampingan ke kabupaten Rote Ndao, Pengawas Sekolah telah berperan aktif dan telah melaksanakan pendampingan kepada Kepala Sekolah masing-masing dengan baik. Selanjutnya Erning berharap Pengawas Sekolah terus memantau Kepala Sekolah binaan masing-masing, sehingga dapat menyusun laporkan pelaksanaan kegiatan. Direncanakan awal Maret akan dilaksanakan kegiatan In Service Learning 2 untuk mempresentasikan hasil kegiatan On The Job Learning (OJL). Menjadi tenaga kependidikan di Rote Ndao memiliki tantangan tersendiri. Kabupaten Rote Ndao merupakan kabupaten paling selatan Indonesia. Memiliki luas wilayah 1.731 km² terdiri dari 96 pulau, meskipun hanya 6 pulau yang berpenghuni yaitu Pulau Rote, Pulau Usu, Pulau Nuse, Pulau Ndao, Pulau Landu dan Pulau Do’o. Semuel Mesah, S.H., salah satu Pengawas Sekolah peserta kegiatan mengaku menemui sedikit kendala transportasi. Ada beberapa sekolah binaannya yang lokasinya berjauhan. Tetapi segala kendala akhirnya dapat teratasi dengan semangat demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Rote Ndao. Sementara menurut peserta lain, Ahmad Kosso, S.H. mengaku tidak menemui hambatan yang berarti dalam melaksanakan tugas pendampingan Kepala Sekolah SMP di Kabupaten Rote Ndao. Ahmad menjadwalkan secara rutin pertemuan dengan Kepala Sekolah binaan dan terus melakukan pemantauan perkembangan tugas-tugas mereka[rv].
11.02.16 19:47  |   Si Data & Informasi

Workshop Media Pembelajaran Berbasis IT

Sebanyak 67 guru dari Kab. Pasuruhan yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS SMP mengikuti Workshop Pembuatan Media Pembelajaran berbasis IT, Selasa 17 Januari 2016. Workshop terselenggara atas kerjasama PPPPTK PKn dan IPS dengan MGMP Kab. Pasuruhan. Menurut Wulan salah satu pengurus MGMP Kab.Pasuruhan, kegiatan ini bertujuan untuk melatih guru-guru agar lebih familiar dengan teknologi informasi. Harapannya setelah kegiatan ini selesai, ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat diterapkan di sekolah. Guru yang mengikuti kegiatan ini juga diharapkan menjadi pionir untuk menyampaikan materi kepada guru-guru lain. Sementara itu, Drs. H. Subandi, M.M Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi pada saat pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangat cocok dengan semangat Kementerian Pendidikan. Di masa yang akan datang, pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemdikbud selain berbasis tatap muka, juga berbasis online. Guru harus aktif mencari informasi dan belajar dari berbagai sumber, termasuk menggunakan media teknologi informasi misalnya melalui internet. Pemateri Workshop seluruhnya dari PPPPTK PKn dan IPS yaitu Drs. Djoko Winarjanto, M.M. Kepala Bidang Program dan Informasi, Dra. Hj. Widarwati, M.S.Ed. M.Pd. Widyaiswara Departemen IPS, serta dua orang Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) Nugroho Susanto, SE. dan Widijanto Judono, S.Sos (rva).
29.01.16 11:10  |   Si Data & Informasi

Drs. M. Muhadjir, M.A. : PNS Tidak Boleh ABS

Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak boleh ABS. Jika PNS ABS, maka lembaga tidak akan bisa berprestasi. Hal ini disampaikan Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Drs. M. Muhadjir, M.A saat memberikan sambutan pada acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Struktural dan Koordinator Widyaiswara (WI) hari Rabu (13/01/2016). ABS merupakan akronim dari “asal bapak senang”. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan pegawai yang dalam menjalankan tugas hanya bertujuan ingin menyenangkan atasan. “Rasa percaya masyarakat kepada PNS masih perlu pembuktian dengan kerja keras. Jangan sampai PNS kehilangan integritas. Kita seharusnya loyal terhadap lembaga, bukan kepada pimpinan. Boleh mengikuti pimpinan saat pimpinan berada dalam kebenaran”, demikian Muhadjir menambahkan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusat juga menyampaikan tekadnya dalam memimpin PPPPTK PKn dan IPS yaitu bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur hati dan ucapan, menghindari niat ketamakan dan menghindari berperilaku curang. Kepala pusat mengajak kepada seluruh keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS untuk meningkatkan kekompakan, kebersamaan agar nyaman satu sama lain. Bersama-sama mewujudkan visi misi lembaga, visi misi Drijen GTK, dan juga visi misi KEMDIKBUD. Mapel PKn adalah mata pelajaran yang berkaitan langsung dengan jati diri bangsa. PPPPTK PKn dan IPS memiliki peran vital untuk menjadikan PPKn dan IPS tidak menjadi pelajaran yang marginal. Semoga bisa jadi amal ibadah bagi keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS. Kepala Pusat kembali menekankan agar apapun yang dilakukan adalah untuk kemajuan PPPPTK PKn dan IPS [rva].
28.01.16 11:09  |   Si Data & Informasi

Serah Terima Jabatan Pejabat Struktural

Berdasarkan SK Kepala Pusat PPPPTK PKn dan IPS No 0113/J9/AP/2016 tentang Serah Terima Jabatan di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS, pada Rabu (13/01/2016) dilaksanakan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bagi pejabat struktural dan Koordinator Widyaiswara (Korwi). Sertijab dihadiri oleh seluruh keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS bertempat di Aula gedung Krakatau. Berikut adalah nama-nama pejabat Eselon IV dan Koordinator Widyaiswara yang baru: Sumadianto Affandi, S.Pd., MM menjabat Kepala Seksi Perencanaan dan Penganggaran Drs. Harnoko, M.Pd. menjabat Kepala Seksi Tata Usaha dan Rumah Tangga Drs. Soeboer Santoso, M.Pd menjabat Kepala Seksi Data dan Informasi Mohamad Nasikh Lil Sidi, S.Pd. menjabat Kepala Seksi Penyelenggaraan Fariziah Choirunisah, S.Pd.,M.Acc. menjabat Kepala Seksi Program Dra. Hj. Sri Suntari, M. Si. sebagai Koordinator Widyaiswara Dalam kesempatan tersebut, Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Drs. M. Muhadjir, M.A. menyampaikan rasa terimakasih kepada pejabat struktural lama yang telah mengabdi pada lembaga khususnya kepada Drs. Sugeng Wahyudi dan Suwarti, M.AP. yang akan purna tugas pada tahun ini. Semoga segala dedikasi dan pengabdiannya kepada lembaga dicatat Tuhan sebagai amal kebaikan. Kapus juga berpesan kepada pejabat baru untuk selalu bersemangat, meneruskan membawa tongkat estafet menjadikan PPPPTK PKn dan IPS lebih maju dan bermartabat (rva).
27.01.16 11:08  |   Si Data & Informasi

Pemilihan Koordinator Widyaiswara

Di awal tahun 2016 diselenggarakan pemungutan suara untuk memilih Koordinator dan Sekretaris Widyaiswara (Korwi dan Sekwi) yang baru. Bertempat di aula Gedung Krakatau, seluruh widyaiswara hadir untuk menyalurkan aspirasinya. Kamis (07/01/2016), melalui suatu mekanisme pemilihan yang langsung, bebas, rahasia, jujur dan adil  terpilih Dra. Hj. Sri Suntari, M. Si. sebagai Korwi yang baru menggantikan Drs. M. Aunur Rofiq, MA yang akan purna tugas. Untuk mendampingi Korwi dalam menjalankan tugasnya, terpilih Gatot Malady. S.IP, M.Si sebagai Sekwi menggantikan Yudi Setianto, M.Pd. Seluruh Keluarga Besar PPPPTK PKn dan IPS mengucapkan terimakasih kepada Drs. M. Aunur Rofiq, MA dan Yudi Setianto, M.Pd. atas pengabdian dan dedikasinya kepada lembaga. Dan kepada Dra. Hj. Sri Suntari, M. Si. dan Gatot Malady. S.IP, M.Si, semoga dapat mengemban amanah dan dan menjalankan tugasnya dengan baik [rv]. Fotografer : Wiedarwati
26.01.16 11:07  |   Si Data & Informasi

Serah Terima Jabatan Kepala Pusat PPPPTK PKn IPS

Pada penghujung tahun 2015, PPPPTK PKn dan IPS secara resmi memiliki Kepala Pusat baru. Serah terima jabatan dari Kepala Pusat lama Dr. Sumarno kepada Kepala Pusat Baru Drs. M. Muhadjir, MA. dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2015 bertempat di hall gedung Semeru. Acara dihadiri oleh Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Surapranata, Ph.D. Segenap keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS mengucapkan terimakasih kepada Dr. Sumarno atas segala kerja keras dan dedikasinya selama menjabat sebagai Kepala Pusat PPPPTK PKn dan IPS. Semoga lebih sukses lagi di tempat kerja yang baru yaitu di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika (BOE). Selamat datang kepada Kepala Pusat PPPPTK PKn dan IPS yang baru, Drs. M. Muhadjir, MA. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan membawa PPPPTK PKn IPS menjadi lembaga yang unggul dan bermartabat. Fotografer : Agung Nugroho
25.01.16 11:02  |   Si Data & Informasi

UKG sebagai Diagnosis, Diklat PKB sebagai Obat

Hari ini (17/11/2015), adalah hari terakhir pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di Kab. Malang. Sebanyak kurang lebih 19 ribu guru di Kabupaten Malang telah melaksanakan UKG di 17 tempat ujian kompetensi (TUK) sejak Senin (09/11/2015). Jadwal UKG secara nasional terbagi dalam 2 tahap. Tahap pertama berlangsung mulai tanggal 9 hingga 18 November 2015. Dan tahap kedua berlangsung mulai 19 hingga 27 November 2015. Pada UKG tahun 2015, PPPPTK PKn dan IPS berperan sebagai penanggung jawab UKG Propinsi Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Dalam hal ini bermitra dengan LPMP dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Tujuan UKG secara umum adalah untuk pemetaan kompetensi pedagogik dan professional guru. Sesuai dengan instruksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, UKG merupakan sarana bagi guru untuk bercermin. Dengan mengikuti UKG guru dapat mengetahui apa yang kurang, dan apa yang perlu ditingkatkan. Sejalan dengan hal tersebut, menurut Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno, UKG merupakan upaya untuk mendiagnosis kompetensi guru. Hasil UKG tersebut nantinya akan dipergunakan sebagai salah satu dasar untuk penjenjangan diklat. “Saat ini sedang digodog rancangan diklat 10 jenjang. Penentuan seorang guru ada di jenjang diklat ke berapa, ditentukan dari hasil UKG tersebut”, ungkap Sumarno. Dari tahun ke tahun diharapkan terjadi peningkatan nilai UKG guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mentargetkan pada tahun 2019 nilai rata-rata UKG guru di seluruh Indonesia dapat dingkatkan menjadi 8.00. Berbagai program sedang dirancang untuk mencapai target tersebut. PPPPTK sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemdikbud, diharapkan dapat mengambil peran vokal dalam rangka peningkatan kompetensi pedagogik dan professional guru. Masih menurut Sumarno, “Ke depan diklat untuk guru dan tenaga kependidikan tidak saja dalam moda langsung (tatap muka) tetapi juga moda online. Dengan moda online diharapkan semakin banyak guru mendapatkan fasilitas pelatihan untuk peningkatan kompetensi. Selain itu akan diadakan pula pelatihan untuk pelatih (guru inti), KKS/MKKS, KKPS/MKPS. Juga diselenggarakan Inhouse Training (IHT) di locus-locus dengan mendatangkan narasumber.”
17.11.15 10:57  |   Si Data & Informasi

Hari Minggu, UKG Jalan Terus

Minggu (15/11/2015), guru-guru tetap bersemangat dalam melaksanakan uji kompetensi (UKG) meskipun di hari libur. Di salah satu tempat pelaksanaan ujian Kompetensi (TUK), yaitu di SMK Budi Mulia Pakisaji Kab. Malang, peserta UKG sudah hadir sejak pukul 06.30 walaupun ujian baru dimulai pukul 08.00. Meskipun hari libur sebanyak 3.123 TUK di seluruh Indonesia tetap menyelenggarakan UKG. Guru-guru mulai dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK melaksanakan UKG sesuai dengan jadwal yang tertera di kartu ujian. Pembagian nomor ujian dilakukan melalui dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing. Pada tahun 2015 ini, peserta UKG di Kab. Malang sebanyak 19.092 orang pendidik dan tenaga kependidikan. Prosedur teknis UKG tahun ini tidak terlalu berbeda dari tahun lalu. Peserta diharapkan datang 30 menit sebelumnya untuk mengikuti sesi latihan. Setiap ruang ujian telah difasilitasi komputer/laptop sehingga peserta tidak perlu membawa sendiri dari rumah. Masing-masing ruang ujian dikelola oleh 1 orang operator yang telah mengikuti ToT dan 1 orang teknisi laboratorium.
16.11.15 10:56  |   Si Data & Informasi

Seminar : Penumbuhan Budi Pekerti Dalam Membentuk Karakter Bangsa

Minggu (01/11/2015), PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan seminar dengan tajuk “Penumbuhan Budi Pekerti dalam Membentuk Karakter Bangsa”. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penumbuhan budi pekerti, terutama melalui pendidikan. Peserta seminar adalah praktisi dunia pendidikan yaitu widyaiswara, guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan para penggiat pendidikan. Tujuan seminar ini untuk memberikan bekal pengetahuan bagi peserta dalam mengintegrasikan nilai-nilai budi pekerti melalui pembelajaran di sekolah. Seminar dibuka oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Surapranata, Ph.D. Setelah itu, Dirjen GTK menyampaikan materi seminar kepada peserta. Dalam uraiannya, Dirjen GTK menekankan pada pentingnya menumbuhkan ahklak dan budi pekerti. Identitas bangsa juga perlu dibangun agar masyarakat bisa mengetahui mana yang termasuk budaya bangsa dan mana yang bukan. Pemateri kedua yaitu Kapolres Kota Batu, AKBP Decky Hendarsono, S.I.K dengan judul materi “Pendidikan Karakter”. Selanjutnya, Pemateri ketiga adalah Rektor Unidha Malang yang juga merupakan Ketua Senat Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, S.H, M.H. dengan judul materi “Nilai-nilai Budaya dan Budi Pekerti”. Kegiatan ditutup oleh Kepala PPPPTK PKn dan IPS pada pukul 15.30 WIB. Setelah menghadiri seminar, peserta diharapkan menjadi ujung tombak dalam penanaman nilai-nilai budi pekerti sekaligus pembentukan karakter bangsa melalui dunia pendidikan.
14.11.15 10:54  |   Si Data & Informasi

Peresmian Gedung PPPPTK PKn dan IPS oleh Direktur Jendral Guru dan Tendik

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Surapranata, Ph.D pada hari Minggu (01/11/2015) meresmikan gedung baru PPPPTK PKn dan IPS di Jl. Raya Arhanud, Ds. Pendem, Kec. Junrejo, Kota Batu. Gedung tsb dibangun di atas tanah seluas kurang lebih tujuh hektar dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, diantaranya: gedung perkantoran, laboratorium, perpustakaan, asrama, ruang kelas, masjid dan kantin. PPPPTK PKn dan IPS sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) senantiasa berbenah diri. Pembangunan gedung baru ini dalam rangka meningkatkan pelayanan khususnya pelayanan kepada peserta diklat. Sebelumnya lembaga diklat bidang PKn dan IPS ini berlokasi di Jalan Veteran 9 Kota Malang, dengan luas lahan kurang lebih satu hektar dianggap kurang memenuhi standar lembaga diklat. Sehingga, pada tahun 2006 mulailah dirintis pembangunan gedung baru di Kota Batu. Pada tahun 2009, PPPPTK PKn dan IPS secara resmi pindah menempati gedung baru. Gedung tersebut hingga kini terus dibangun secara bertahap hingga memiliki fasilitas yang lengkap. (Kontributor foto: Agung Nugroho)
05.11.15 10:52  |   Si Data & Informasi

International Youth Program 2015

ASEAN Youth Forum 2015 diselengarakan di Bangkok Thailand pada tanggal 6 sampai 11 September 2015. Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para pemuda ASEAN untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan global. Delegasi dari berbagai negara ASEAN yang terdiri dari guru, siswa dan stakeholder berkumpul untuk membahas isu terkini di bidang pendidikan. Para peserta diberikan wawasan mengenai pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di regional ASEAN. Di forum tersebut diperkenalkan ASEAN Curriculum Sourcebook dan metode Reflect, Connect dan Apply (RCA). Dalam kegiatan tersebut, Indonesia diwakili oleh 10 siswa berprestasi, yaitu: Aulia Nila Safira (SMAN 3 Sidoarjo), Lukmanul Arif (SMKN 5 Malang), Mochammad Setiawan Putra (SMAN 1 Batu), Moneyta Kurnia Pangestu (SMAN 1 Bantur),   Fahriza Rifqi Sulthon (SMA Al Hikmah Surabaya), Krismonlia Maris Rahayu (SMKN 12 Surabaya), Diandra Marsha Shafiera (SMAN 2 Surabaya), Nandyfa Maulia Dharmawan (SMAN 6 Surabaya), Michelle Theresia Ariesta De Quelyu (SMAN 1 Surabaya) dan Cheryl Narendra Garini (SMAN 3 Malang). Selain siswa, terdapat juga 4 guru pendamping: Rina Yuliawati, M.Ed (SMAN 1 Batu), Erning Wijayati, S.AB, M.M (PPPPTK PKn IPS), Drs. Bambang Sutego, MM (SMAN 2 Surabaya) dan Ahmad Fais S.Si. M.Pd. (SMA Al Hikmah Surabaya). Unsur Officer diwakili oleh: Djoko Winarjanto (PPPPTK PKn IPS), Toni Satria Dugananda (LPMP Jatim), Ismukoco (LPMP Jatim) dan Sigit Priyosembodo (Dinas Pendidikan Kota Surabaya). Menurut salah satu peserta Rina Yuliawati, M.Ed (guru SMAN 1 Batu), dari seluruh rangkaian kegiatan yang paling berkesan adalah kunjungan sekolah (school visit) ke “Nawaminthrachinuthit Satriwitthaya Phutthamonthon School”. Kegiatan ini ia anggap paling berkesan karena dapat secara langsung melihat bagaimana metode Reflect, Connect dan Apply (RCA) diterapkan di kelas. Berdasarkan pengamatan Rina, keunggulan metode RCA ini adalah memberi ruang yang yang luas bagi siswa untuk dapat merefleksikan apa yang pernah terjadi di sekitarnya dan kemudian menghubungkannya dengan apa yang pernah dialaminya. Proses ini pada akhirnya diharapkan dapat mendorong siswa untuk mampu mengaplikasikan pengalaman tersebut pada kehidupannyata yang akan dihadapinya di masa depan. Kegiatan lain yang tak kalah menarik adalah pentas seni dengan tema “Cultural Performance Exchannge”. Dalam kesempatan tersebut, peserta diminta menampilkan pertunjukan budaya masing-masing negara. Delegasi dari Indonesia menampilkan pertunjukan tari tradisional diantaranya tari Remong dan tari Pendet. (Fotografer: Erning Wijayati)
01.10.15 10:51  |   Si Data & Informasi

Pelatihan Kurikulum bagi Pengawas Sekolah SMP

PPPPTK PKn dan IPS kembali menyelenggarakan Pelatihan Kurikulum 2013 bagi Pengawas Sekolah jenjang SMP dari 14 kabupaten/kota di Jawa Timur. Kegiatan dimulai hari Senin (07/09/2015) dan berakhir hari ini, Jumat (11/09/2015). Secara umum, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Pengawas Sekolah agar mampu melaksanakan tugas, khususnya mendampingi Kepala Sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum secara efektif dan efisien. Lebih khusus lagi, pelatihan ini bertujuan agar Pengawas Sekolah memiliki kompetensi untuk membimbing kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah yang mampu menghasilkan siswa sebagai pembelajar mandiri, tangguh dan berkarakter. Pengawas Sekolah diharapkan juga mampu membimbing Kepala Sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif dan perlindungan kesejahteraan anak, membangun kemitraan dengan pemangku kepentingan sekolah. Kegiatan penutupan dilaksanakan di aula gedung Krakatau oleh Kepala Subbagian TURT, Sumadianto Affandi, S.Pd. M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat selama pelatihan di tempat bertugas masing-masing. Berikut adalah hasil pelatihan berdasarkan evaluasi peserta: Kelas A, sebanyak 3 Pengawas Sekolah dinyatakan kompeten dengan predikat sangat baik dan 28 pengawas dinyatakan kompeten dengan predikat baik. Peringkat 3 peserta terbaik, yaitu: Hj. Mamik Srimulyani, S.Pd., M.Pd. dari Dinas Pendidikan Kota Malang Provinsi Jawa Timur Drs. Ahmad Syifa, M.M. dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tulungagung Provinsi Jawa Timur Drs. Abdul Munif, M.BA, M.M dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tulungagung Provinsi Jawa Timur Kelas B, sebanyak 23 pengawas dinyatakan kompeten dengan predikat sangat baik dan 19 pengawas dinyatakan kompeten dengan predikat baik. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd. dari Dinas Pendidikan Kab. Sampang Provinsi Jawa Timur Drs. H. Ata’ur Rahman, S.Pd., M.Si dari Dinas Pendidikan Kab. Sumenep Provinsi Jawa Timur Drs. H. Manan, M.Pd. dari Dinas Pendidikan Kab. Lamongan Provinsi Jawa Timur
11.09.15 10:44  |   Si Data & Informasi

Workshop Program Diklat Bidang PKn dan IPS 2015 - 2016

Pada hari Senin (10/08/2015), PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan Workshop Kegiatan Diklat 2015 – 2016 bagi seluruh widyaiswara di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS. Bertempat di aula gedung Krakatau, sebanyak 44 orang widyaiswara hadir sebagai peserta workshop. Menurut Drs. Djoko Winarjanto, M.M. selaku Kepala Bidang Program dan Informasi, workshop ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan akademis pemantapan Diklat tahun 2015 dan persiapan Diklat tahun 2016. Setelah selesai menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi/Competence Based Training (CBT) pada semester pertama Januari – Juni 2015, PPPPTK PKn dan IPS akan kembali menyelenggarakan program diklat peningkatan kompetensi guru mata pelajaran PPKn dan IPS jenjang SMP dan SMA/SMK pada semester kedua Juli – Desember 2015. Selain untuk pemantapan persiapan Diklat semester kedua tahun 2015, workshop ini diselenggarakan juga sebagai persiapan pelaksanaan Diklat tahun 2016. Pada tahun 2016, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) memprogramkan penyelenggaraan Diklat berjenjang 10 tingkat (level) untuk peningkatan kompetensi guru-guru di seluruh Indonesia. Pembagian jenjang berdasarkan pada nilai hasil Ujian Kompetensi Guru (UKG). PPPPTK PKn dan IPS sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Dirjen GTK, memiliki tugas pokok menangani pengembangan dan pemberdayaan pendidik (guru) dan tenaga kependidikan (kepala sekolah/pengawas sekolah) bidang PKn dan IPS di seluruh Indonesia. Dalam workshop ini, widyaiswara melakukan penyusunan struktur program Diklat dan pembuatan modul untuk persiapan penyelenggaraan Diklat berjenjang bidang PKn dan IPS tahun 2016. Direncanakan setiap Departemen akan menyampaikan presentasi hasil kerja pada Rabu siang (13/08/2015) sebelum workshop tersebut di tutup pada Rabu sore pukul 16.00.
11.08.15 10:37  |   Si Data & Informasi

Halal Bihalal Keluarga Besar PPPPTK PKn dan IPS 1436 H

Pada hari Selasa (28/07/2015), PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal bagi seluruh karyawan dan karyawati di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS. Selain mempererat tali silaturahim, acara ini juga menjadi sarana untuk saling menyampaikan permohonan maaf di bulan Syawal pasca libur Idul Fitri 1436 H. Acara dimulai dengan sambutan dari Dr. Sumarno selaku Kepala PPPPTK PKn dan IPS. Dalam sambutannya, Kepala PPPPTK PKn dan IPS memberikan ucapan selamat idul fitri dan menyampaikan permohonan maaf jika selama kepemimpinan beliau di PPPPTK PKn IPS terdapat kesalahan atau kekhilafan. KAPUS juga menyampaikan bahwa di semester ke 2 tahun 2015 ini masih ada begitu banyak program yang akan diselenggarakan. Oleh karena itu, diharapkan seluruh karyawan/karyawati bekerja sama dalam menyukseskan program-program tersebut. Sebagai penutup, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. H.B Suparlan, M.Pd.
06.08.15 10:37  |   Si Data & Informasi

Sosialisasi Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran

Pada hari Selasa (28/07/2015), PPPPTK PKn dan IPS bekerjasama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (PUSTEKKOM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) kepada seluruh PNS di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS. PUSTEKKOM merupakan lembaga di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) yang bertugas melakukan pembinaan kepada PNS yang memegang jabatan fungsional PTP dilingkungan KEMENDIKBUD. Menurut Kepala Sub Bagian Tata Laksana dan Kepegawaian PPPPTK PKn dan IPS, Dwi Kesit Birawasih, S.Sos.,M.AP., jabatan fungsional PTP masih relatif baru. Sampai saat ini di PPPPTK PKn dan IPS masih belum ada yang memegang jabatan fungsional PTP. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan sosialisasi agar seluruh PNS di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS memiliki gambaran mengenai jabatan fungsional PTP, tugas pokok dan fungsi, persyaratan, prosedur pengusulan hingga pengumpulan angka kredit. Dalam kesepatan tersebut Mala Hayati, Analis Kepegawaian PUSTEKKOM yang menjadi narasumber kegiatan ini menyampaikan bahwa Jabatan Fungsional PTP mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggungjawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengembangan teknologi pembelajaran. Jabatan PTP hanya dapat diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh oleh pejabat yang berwenang. Tugas Pokok PTP ada 6 poin yaitu: 1)Melakukan analisis dan pengkajian sistem/model teknologi pembelajaran; 2)Perancangan sistem/model teknologi pembelajaran; 3)Produksi media pembelajaran, 4)Penerapan sistem/model dan pemanfaatan media pembelajaran, 5)Pengendalian sistem/model pembelajaran, 6)Evaluasi penerapan sistem/model dan pemanfaatan media pembelajaran. Sedangkan media pembelajaran yang dikembangkan oleh PTP dapat berupa audio, video, multimedia, multimedia interaktif/hypermedia dan atau bahan belajar mandiri (modul). Kedepan diharapkan Widyaiswara dan PTP di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS dapat bersinergi dalam pengembangan media pembelajaran bidang PKn dan IPS [rv].
04.08.15 10:05  |   Si Data & Informasi

Peringatan Nuzulul Quran di PPPPTK PKn dan IPS

Pada hari Senin, 6 Juli 2015 PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Qur’an. Seluruh keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tenaga Kontrak, Mahasiswa PPL dan Siswa PSG, Tenaga Keamanan dan Kebersihan serta Pengurus Dharma Wanita diundang dalam acara tersebut. Acara dimulai setelah kegiatan perkantoran selesai pada pukul 16.00. Dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran surah Al ‘Alaq ayat 1 sampai 5. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno. Dalam sambutan singkatnya, Kepala Pusat berharap kegiatan peringatan keagamaan seperti Nuzulul Quran dapat sering dilaksanakan untuk memberikan siraman ruhani bagi seluruh keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS. Acara dilanjutkan dengan tausiah bertema Hikmah Nuzulul Quran oleh Dr. H. Zulfi Mubarak, M.A. dari Universitas Islam Negeri Malang (UIN). Beliau menyampaikan hikmah kandungan surah Al ‘Alaq ayat 1 – 5 yang dibacakan oleh qari. Allah memerintahkan manusia untuk membaca terutama membaca Al Quran. Setelah membaca, diteruskan dengan menghayati dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.
08.07.15 10:03  |   Si Data & Informasi

Progress Report Pengolahan Data Diklat 2015

Pada hari Selasa (14/07/2015), dilaksanakan pertemuan Progress Report Pengolahan Data Diklat 2015. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Pusat, Kepala Bidang Program dan Informasi, Kepala Bidang Fasilitasi dan Peningkatan Kompetensi, Kepala Bagian Umum, serta staf PPPPTK PKn dan IPS yang bertugas sebagai operator data. Bertempat di ruang rapat gedung Krakatau PPPPTK PKn dan IPS. Dalam pertemuan tersebut Kepala Pusat PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno menyampaikan pesan mengenai pentingnya data terutama data-data yang terkait penyelenggaraan diklat. Data perlukan saat perencanaan hingga pelaksanaan diklat. Data juga sangat penting sebagai bahan pelaporan dan evaluasi penyelenggaraan. Pada tahun 2015, PPPPTK PKn dan IPS memiliki beberapa rencana diklat diantaranya adalah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini yaitu Diklat Implementasi Kurikulum 2013 bagi Guru Sasaran dan Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah. Sebanyak sekitar 15.000 orang Guru Sasaran jenjang SMA/SMK di Provinsi Jawa Timur yang belum mendapatkan pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 harus diberikan pelatihan. Untuk itu, diperlukan data-data calon peserta terkait nama, instansi asal, mata pelajaran yang diampu. Semua tim pengolahan data PPPPTK PKn dan IPS terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab/Kota di Provinsi Jawa Timur untuk kelancaran kegiatan [rv].
06.07.15 10:04  |   Si Data & Informasi

Inhouse Training (IHT) Pengembangan Diklat Online

PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan Inhouse Training (IHT) Pengembangan Diklat Online bagi Widyaiswara yang berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 1 hingga 3 Juli 2015. Kegiatan ini berisi informasi dan sosialisasi dalam rangka persiapan penyelenggaraan Diklat Online tahun 2015. Tujuan dari kegiatan ini adalah, agar semua widyaiswara di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS memperoleh informasi cara pengolahan materi diklat hingga siap disajikan dalam format digital. Kegiatan IHT ini sejalan dengan cita-cita Kepala Pusat PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno, yaitu penyelenggaraan diklat bagi pendidik dan tenaga kependidikan bidang Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial di masa depan akan banyak menggunakan sistem diklat online. Mengingat jumlah guru di Indonesia yang harus ditingkatkan kompetensinya sangatlah banyak dibandingkan dengan daya tampung lembaga. Keunggulan dari diklat online adalah peserta dan narasumber tidak harus berada di satu lokasi yang sama. Peserta belajar mandiri dengan bimbingan jarak jauh dari narasumber melalui bantuan teknologi informasi. Dengan diklat online diharapkan akan lebih banyak lagi guru yang dapat dilatih dan ditingkatkan kompetensinya, tanpa harus bergantung kepada daya tampung ruang kelas di kampus PPPPTK PKn IPS.
03.07.15 10:02  |   Si Data & Informasi

Persiapan ProDEP 2015 Provinsi NTT

Mengawali pelaksanaan program Professional Development for Education Personnel Program (ProDEP) tahun 2015 di provinsi NTT, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) selama 3 hari pada tanggal 22 sampai dengan 24 Juni 2015. Kegiatan ini berisi informasi, sosialisasi dan persiapan kegiatan implementasi ProDEP tahun 2015. PPPPTK PKn dan IPS merupakan salah satu Satuan Kerja (Satker) yang diundang sebagai Narasumber Rakortek, yang dalam hal ini diwakili oleh Drs.Harnoko, M.Pd. selaku Penanggung Jawab (Penjab) ProDEP di PPPPTK PKn IPS. Selain dari PPPPTK PKn dan IPS, narasumber juga berasal dari LPMP NTT diantaranya adalah Kepala LPMP NTT, Penjab ProDEP LPMP NTT, dan Penjab Data ProDEP LPMP NTT. Peserta Rakortek berasal dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sasaran ProDEP di provinsi NTT. Dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Koordinator Pengawas, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Admin PADAMU NEGERI Dinas Pendidikan, Admin PADAMU NEGERI Kantor Kementerian Agama. Hasil yang dicapai dari Rakortek tersebut adalah adanya kesamaan persepsi antara Kabupaten/Kota tentang pelaksanaan ProDEP 2015. Selain itu, diperoleh pula susunan daftar calon peserta dan tersosialisasikannya mekanisme pelaksanaan program ProDEP kepada seluruh Kabupaten/Kota sasaran ProDEP di provinsi NTT. Diharapkan dengan persiapan yang lebih baik, kegiatan ProDEP 2015 dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mencapai setiap tujuan yang telah ditetapkan.
02.07.15 09:55  |   Si Data & Informasi

Video Conference Pembukaan Pilot Diklat Interaksi Online 2015

Pada Selasa (23/06/2015) telah dilaksanakan Video Conference (VICON) antara Kepala PPPPTK PKn IPS, Dr. Sumarno dengan peserta Pilot Diklat Interaksi Online (DIO) 2015 yang berasal dari 4 kota/kabupaten yaitu Kota Malang, Kota Batu, Kab. Malang dan Kab. Probolinggo. Suasana pembukaan diklat online berjalan seperti pembukaan diklat tatap muka, namun kali ini menggunakan bantuan teknologi informasi, yaitu laptop, webcam, speaker, microphone dan koneksi internet. Peserta diklat berkumpul di sekolah yang ditunjuk sebagai Pusat Belajar (PB) di lokasi kota/kab masing-masing, sedangkan Kepala Pusat berada di kampus PPPPTK PKn IPS sebagai Pusat Pengajar (PP). Dalam kesempatan tsb, Kepala Pusat menyampaikan pesan kepada peserta untuk aktif dan menyukseskan kegiatan Pilot DIO 2015, karena kegiatan ini merupakan rintisan diklat masa depan. Perbandingan antara jumlah guru yang harus ditingkatkan kompetensinya dengan daya tampung PPPPTK tidak seimbang. Apabila hanya mengandalkan diklat tatap muka, akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyelenggarakan diklat bagi semua guru tsb. Oleh karena itu, Diklat Online bisa menjadi salah satu solusi untuk memecahkan masalah ini. Dengan Diklat Interaksi Online, jumlah guru yang dapat didiklat oleh PPPPTK akan meningkat sehingga diharapkan kualitas guru Indonesia juga dapat meningkat. Persiapan Pilot DIO 2015 di PPPPTK PKn dan IPS telah dimulai sejak awal tahun 2015. Akhir bulan Januari lalu, telah diselenggarakan workshop untuk menyusunan materi diklat yang akan disajikan pada DIO. Peserta workshop adalah Widyaiswara di lingkungan PPPPTK PKn IPS. Selanjutnya pada bulan Februari diselenggarakan Pelatihan Pengelolaan Kelas Online bagi karyawan PPPPTK PKn IPS yang akan ditugaskan sebagai Admin DIO. Meskipun beberapa kendala teknis yaitu koneksi internet masih ditemui di beberapa Pusat Belajar (PB), terutama saat kegiatan Video Conference, namun diharapkan tidak mengurangi semangat peserta dalam mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran DIO. Perbaikan infrastruktur internet akan terus dilakukan demi penyempurnaan DIO di masa yang akan datang [rv].
26.06.15 09:48  |   Si Data & Informasi

Pelatihan Instruktur Nasional K-13 Mata Pelajaran Kimia

Pelatihan Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013 Jenjang SMA/SMK bagi guru-guru mata pelajaran Kimia telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ditutup hari Kamis, 18 Juni 2015 oleh Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno di aula Gedung Serbaguna Baru PPPPTK BOE, Jalan Teluk Mandar, Arjosari Kota Malang. Peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah guru-guru mata pelajaran Kimia jenjang SMA/SMK dari Provinsi Jawa Timur, Bali, NTB, NTT dan Kalimantan Timur. Dalam acara penutupan tersebut disampaikan hasil pelatihan. Sebanyak 74 orang guru mata pelajaran Kimia jenjang SMA/SMK dinyatakan lulus menjadi Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik Kimia kelas A: Hj. Andriyani, S.Pd., M.Pd dari SMA Negeri 1 Tenggarong, Kab. Kutai Kartanegara Kalimantan Timur Tatik Widayani, M.Pd. dari SMA Negeri 1 Sangatta Selatan, Kab. Kutai Timur Kalimatan Timur Faida Khuryati, S.Pd. dari SMA Negeri 3 Jombang, Kab. Jombang, Jawa Timur Untuk Kimia kelas B, peringkat 3 terbaik adalah: Mustofa, M.Pd. dari SMAN 3 Mojokerto, Kab. Mojokerto, Jawa Timur Anik Yuni Hartini, S.Pd, M.Pd. dari SMAN 1 Situbondo, Kab. Situbondo, Jawa Timur I Gusti Ngurah Arjana, S.Pd., M.Pd. dari SMAN 2 Kota Denpasar, Bali Setelah lulus pelatihan ini, Instruktur Nasional akan menjadi fasilitator di daerahnya masing-masing pada saat pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi guru sasaran. Dalam sambutannya pada acara penutupan tersebut, Dr. Sumarno menyampaikan pengumuman bahwa pelaksanaan diklat bagi guru sasaran ditunda. Rencana awal, pelaksanaan pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Guru Sasaran akan dilaksanakan pada akhir bulan Juni ini. Namun dikarenakan perubahan struktur organisasi dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang mempengaruhi anggaran akhirnya harus ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Beliau meminta kepada para instruktur nasional untuk menunggu informasi selanjutnya terkait pelaksanaan pelatihan Guru Sasaran. Harapan yang ingin dicapai dari pelatihan instruktur nasional ini adalah dapat memberikan pemahaman bagi para instruktur nasional tentang penyelenggaraan Kurikulum 2013 dan mampu meneruskan ilmu yang diperoleh selama pelatihan kepada guru sasaran.
22.06.15 09:46  |   Si Data & Informasi

Instruktur Nasional K-13 Fisika & Matematika Siap Melaksanakan Tugas

Pelatihan Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013 Jenjang SMA/SMK bagi mata pelajaran Matematika dan Fisika telah selesai di laksanakan. Kegiatan ditutup hari Kamis, 11 Juni 2015 oleh Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi, Drs. H. Subandi, M.M di aula gedung Krakatau PPPPTK PKn dan IPS. Dalam acara penutupan tersebut disampaikan hasil pelatihan. Sebanyak 73 orang guru mata pelajaran Fisika jenjang SMA/SMK dinyatakan lulus menjadi Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik Fisika kelas A: David, S.Pd., M.Pd. dari SMA Negeri 10 Kota Malang Jawa Timur Eny Fachrijah, M.Pd. dari SMA Negeri 2 Kota Batu Jawa Timur Asropi, S.Pd. dari SMA Negeri 2 Kab. Trenggalek Jawa Timur Fisika kelas B: Drs. Bowo dari SMA Negeri 2 Nganjuk Jawa Timur Muhammad Lutfi Helmi, M.Pd. dari SMA Negeri Plus Sukowono Jember Drs. Imam Abdul Syukur, M.Pd. dari SMA Negeri 1 Nganjuk Jawa Timur Sebanyak 74 orang guru mata pelajaran Matematika jenjang SMA/SMK dinyatakan lulus menjadi Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik Matematika kelas A: Drs. Khasanuddin, M.M.Pd. dari SMKN 3 Jombang Jawa Timur Drs. I Wayan Arsa Susila, M.Pd. dari SMA Negeri 1 Kediri Bali I Nengah Dwi Yadnya, S.Pd. dari SMA Negeri 2 Negara Jembrana Bali   Matematika Kelas B: Woody Hexana, S.Pd. dari SMKN 2 Mataram NTB Rini Tjahjati Nuranifah, S.Pd., M.Pd. dari SMKN 3 Buduran Jawa Timur Drs. Said Ripin Bukaryo, M.Si. dari SMAN 1 Asembagus Situbondo Jawa Timur Salah seorang peserta yang memberikan kesan dan pesan, Drs. Hariono, M.Pd dari SMA Negeri 3 Pasuruan, menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan panitia dan merasa puas terhadap fasilitas pelatihan yang diberikan. Menurutnya, narasumber pelatihan dekat dengan peserta, saling asah asuh untuk menimba ilmu. Seperti diberitakan sebelumnya, peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah guru-guru mata pelajaran Fisika dan Matematika jenjang SMA/SMK yang akan menjadi calon Instruktur Nasional dari Provinsi Jawa Timur, Bali, NTB, NTT dan Kalimantan Timur. Setelah lulus pelatihan ini, Instruktur Nasional akan menjadi fasilitator di daerahnya masing-masing pada saat pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi guru sasaran yang akan dilaksanakan akhir Juni mendatang.  
14.06.15 09:37  |   Si Data & Informasi

Pelatihan IN Matematika dan Fisika SMA/SMK Implementasi Kurikulum 2013

Kegiatan pembukaan Pelatihan Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013 jenjang SMA/SMK mata pelajaran Fisika dan Matematika dilaksanakan pada hari Jumat, 5 Juni 2015 bertempat di aula gedung Krakatau PPPPTK PKn dan IPS. Acara dibuka oleh Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno. Kegiatan ini dilaksanakan selama 7 hari mulai tanggal 5 sampai dengan 11 Juni 2015. Dalam sambutannya, Kepala Pusat menyampaikan harapannya agar Pelatihan Instruktur Nasional kali ini dapat dilakukan dengan baik, berkualitas dan dapat bermanfaat bagi semua pihak sehingga Kurikulum 2013 dapat diimplementasikan dengan baik. Peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah guru-guru mata pelajaran Fisika dan Matematika jenjang SMA/SMK yang akan menjadi calon Instruktur Nasional dari Provinsi Jawa Timur, Bali, NTB, NTT dan Kalimantan Timur. Setelah lulus pelatihan ini, Instruktur Nasional akan menjadi fasilitator di daerahnya masing-masing pada saat pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi guru sasaran. Pada tahun 2014 lalu PPPPTK PKn dan IPS juga telah menyelenggarakan pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi sekitar 46.000 pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri dari Instruktur Nasional, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Guru Sasaran dari 38 kab/kota di provinsi Jawa Timur. Untuk tahun 2015 ini, pelatihan implementasi Kurikulum 2013 akan kembali dilaksanakan untuk guru jenjang SD kelas I, II, IV dan V, jenjang SMP kelas VII dan VIII, SMA/SMK kelas X dan XI. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada semua guru yang menjadi sasaran pelatihan tentang penyelengaaraan Kurikulum 2013 di sekolah masing-masing [rv].
08.06.15 09:23  |   Si Data & Informasi

Kunjungan Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo

Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo mengadakan kunjungan ke PPPPTK PKn dan IPS pada tanggal 27 hingga 31 Mei 2015. Selama kegiatan tersebut mahasiswa melakukan kegiatan inbound dan outbond untuk memperkaya pengalaman mereka. Kepala Bidang Program dan Informasi PPPPTK PKn dan IPS, Drs. Djoko Winarjanto, M.M.berkenan memberikan pengarahan sekaligus memperkenalkan fasilitas apa saja yang ada di kampus PPPPTK PKn dan IPS. Dalam kesempatan tersebut, beliau berpesan kepada seluruh peserta agar menjadi mahasiswa yang mampu menjadi agen perubahan dan generasi pembaharu. Hendaknya mahasiswa memiliki semangat untuk terus belajar dari berbagai sumber.
28.05.15 09:23  |   Si Data & Informasi

Rapat Koordinasi Persiapan Diklat Kurikulum 2013

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh PPPPTK PKn dan IPS jelang pelaksanaan pelatihan Kurikulum 2013 yang direncanakan akan dilaksanakan bulan Juni hingga Juli mendatang. Salah satunya adalah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (RAKOR) dengan dua lembaga pelatihan yang juga menangani penyelenggaran pelatihan Kurikulum 2013 wilayah provinsi Jawa Timur, yaitu PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika (BOE) dan LPMP Jawa Timur pada hari Rabu, 27 Mei 2015. RAKOR ini bertujuan sebagai sarana koordinasi untuk menyamakan persepsi mengenai penyelengaraan pelatihan Kurikulum 2013 bagi Instruktur Nasional (IN), Guru Sasaran (GS), Kepala Sekolah (KS) dan Pengawas Sekolah (PS). Salah satu agenda RAKOR yang penting adalah validasi data calon peserta. Diharapakan penyelenggaraan diklat Kurikulum 2013 pada tahun 2015 ini dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran dan selesai tepat waktu [rv].
28.05.15 09:22  |   Si Data & Informasi

Puncak Acara Dies Natalis ke-34 PPPPTK PKn dan IPS

PPPPTK PKn dan IPS telah menggelar puncak acara Dies Natalis ke-34 pada tanggal 20 Mei 2015. Ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh kepala PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno dalam acara tasyakuran yang digelar setelah upacara bendera memperingati hari Kebangkitan Nasional. Berkenan hadir dalam acara tasyakuran tersebut, kepala PPPPTK PKn dan IPS periode 2000-2014 Drs. Suparman Adi Winoto, S.H, M.Hum dan Kepala PPPPTK BOE bapak Drs. Suwarno, MM. Selain itu, turut hadir pula perwakilan perangkat desa Pendem dan Pusdik Arhanud sebagai tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, diresmikan pula lagu mars PPPPTK PKn dan IPS serta penyerahan taliasih kepada kepada karyawan yang telah purnatugas. Tidak lupa, penyerahan hadiah bagi pemenang lomba menyanyi, catur, bola voli, sepak bola, dan tenis meja. Kepala PPPPTK PKn dan IPS dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian PPPTK PKn dan IPS selama ini. Hendaknya semangat Dies Natalis menjadi pemacu seluruh keluarga besar PPPPTK PKn dan IPS untuk berbenah diri dan senantiasa meningkatkan kualitas kerja sesuai tugas pokok dan fungsi. Semoga kedepan PPPPTK PKn dan IPS semakin berprestasi menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi bangsa khususnya bagi pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan bidang PKn dan IPS.
22.05.15 09:20  |   Si Data & Informasi

Seminar Nasional: Tantangan NKRI dan Jawabannya Melalui Revolusi Mental

Seminar Nasional dengan tema ”Tantangan NKRI dan Jawabannya Melalui Revolusi Mental” telah diselenggarakan dengan sukses pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2015 di aula gedung Krakatau Kampus PPPPTK PKn dan IPS. Seminar ini diselenggarakan oleh PPPPTK PKn dan IPS dalam rangka Dies Natalis ke-34. Sebanyak 80 guru mata pelajaran PKn wilayah Malang Raya diundang sebagai peserta seminar. Selain itu, turut hadir pula peserta diklat Competence Based Training (CBT) tahap IV yaitu guru-guru mata pelajaran PKn jenjang SMP, IPS jenjang SMP dan Sejarah jenjang SMA yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Seminar dibuka oleh Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno. Selanjutnya beliau sebagai pembicara sesi pertama mengawali dengan menyajikan materi dengan judul “Penanganan Masalah Sosial Melalui Perspektif Pendidikan”. Dalam materinya beliau menyampaikan tantangan-tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini dan solusinya melalui Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah-sekolah. Guru-guru PKn harus senantiasa meningkatkan kompetensi, salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan. Hal ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi PPPPTK PKn dan IPS sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan guru bidang PKn dan IPS. Pemateri kedua adalah Rektor Universitas Wisnu Wardhana Prof. Dr. H. Suko Wiyono, S.H., M.H. dengan judul materi seminar: “Pentingnya Revolusi Mental Dalam Rangka Mewujudkan Nkri Yang Adil Dan Makmur Berdasarkan Pancasila”. Dalam paparannya, Prof. Suko menyampaikan, demoralisasi dalam segala bentuknya mengindikasikan bahwa bangsa Indonesia telah kehilangan jati diri. Persoalan ini dapat diselesaikan jika bangsa Indonesia mau kembali ke jati dirinya yaitu mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila. Selain itu diperlukan penegakan hukum secara konsisten dan adil, kepemimpinan yang efektif dan pembangunan yang bermuatan harmoni. Pemateri ketiga adalah Komandan Pusdik Arhanud Kolonel Arh Totok Nugroho dengan judul materi “Tantangan yang Dihadapi Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Dalam paparannya, beliau menyampaikan gagasan bahwa solusi yang terbaik bagi permasalahan bangsa adalah yang paling sederhana, yaitu “back to the basic”. Mengerti bahwa cinta dan peduli kepentingan Negara harus menjadi kepentingan tertinggi diatas segala-galanya. Adanya individu-individu yang kaya belum tentu membuat Negara menjadi sejahtera, tetapi Negara yang kaya akan membuat rakyatnya menjadi sejahtera. Semua pemimpin dari semua strata harus banyak berbuat dan beraksi, bukan hanya bicara. Kita harus sadar dan bangga bahwa Indonesia merupakan negeri patriot. Sebuah Negara dengan sumber daya alam melimpah, memiliki ekonomi yang kuat, mempunyai jumlah tenaga kerja yang besar dan dilatarbelakangi dengan keanekaragaman masyarakat. Kondisi ini tentu membuat kecemburuan Negara-negara yang lain. Dilain pihak, ada Negara-negara yang tidak ingin Indonesia menjadi Negara maju dengan ekonomi yang kuat dan dijadikan sebagai konsumen atau pasar komoditasnya. Ketentraman masyarakat selalu diusik dengan beragam gejolak yang mengarah ke instabilitas kondisi sosial ekonomi. Menurut Gatot Malady salah satu peserta seminar yang sekaligus Widyaiswara PPPPTK PKn IPS, Seminar tersebut dapat menambah khasanah ilmu dari berbagai prespektif, yaitu dari kalangan akademisi, kejaksaan, dan juga dari militer (Pusdiklat Arhanud).
19.05.15 09:16  |   Si Data & Informasi

Jalan Sehat dalam Rangka Dies Natalis ke 34 Berlangsung Meriah

Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke 34 PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan Jalan Sehat pada hari Jumat, 8 Mei 2015. Start dari halaman depan Gedung Semeru Kampus PPPPTK PKn dan IPS pukul 07.00. Rute yang dipilih kurang lebih 5 KM mengelilingi desa Sekar Putih. Sambil berolah raga peserta diajak untuk menikmati pemandangan pegunungan dan persawahan. Selain itu, peserta juga berkesempatan menghirup segarnya udara kota Batu di pagi hari. Untuk menambah semangat mencapai garis finish, panitia mengumumkan adanya Doorproze yang diundi di akhir acara. Jalan sehat tersebut merupakan satu dari serangkaian acara Dies Natalis PPPPTK PKn dan IPS ke 34. Setelah sebelumnya, PPPPTK PKn dan IPS telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (RAKOR) Program yang mengundang pejabat PPPPTK dan LP3KS. Dalam kesempatan tersebut, dicanangkan pula “Gerakan Menanam Pohon” di lingkungan PPPPTK PKn IPS oleh Kepala BPSDMPK, Prof. Dr. Syawal Gultom. Selain tiga agenda tersebut, dalam rangka Dies Natalis Ke-34 PPPPTK PKn dan IPS juga menggelar Seminar Nasional dan pertandingan/lomba diantaranya Catur, Tenis Meja, Bola Volley, Sepak Bola dan lomba menyanyi.  
12.05.15 09:14  |   Si Data & Informasi

Semua Peserta CBT 2015 Tahap III Dinyatakan Lulus

Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training/CBT) tahun 2015 tahap III telah selesai. Kegiatan penutupan dilaksanakan di aula gedung Krakatau Kampus PPPPTK PKn IPS pada tanggal 6 Mei 2015 oleh Kepala Pusat PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno. Dalam acara penutupan tersebut disampaikan hasil pelatihan. Sebanyak 26 orang guru mata pelajaran Geografi jenjang SMA dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: Drs. Nengah Udiana dari SMA Negeri 1 Sukawati Kab. Gianyar Prov. Bali Aris Budianto, S.Pd., M.Pd. dari SMA Negeri 1 Wonosari Kab. Gunung Kidul Prov. DI Yogyakart Fetri Elfada, S.Pd. dari SMA Negeri 1 Kec. Situjuah Limonagari Kab. Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat Untuk mata pelajaran Antropologi jenjang SMA, sebanyak 24 orang dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: Asep Eri Ridwan, S.Sos., M.Pd.dari SMA Negeri 1 Cicalengka Kab. Bandung Provinsi Jawa Barat Nur Khayati, S.Ant, M.Pd. dari SMA Negeri 1 Cikarang Utara Kab. Bekasi Provinsi Jawa Barat Suhariyanti, S.Sos. dari SMA Negeri 1 Batu Kota Batu Provinsi Jawa Timur Untuk mata pelajaran Sejarah jenjang SMK sebanyak 31 orang dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: Drs. Misbakhu’l Munir dari SMK Negeri 1 Jombang Kab. Jombang Provinsi Jawa Timur Supriyanto, S.Pd. dari SMK Negeri 3 Banjar Kota Banjar Provinsi Jawa Barat Endang Kusumawati, S.Pd. dari SMK Wijaya Kusuma Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah Untuk mata pelajaran PKn jenjang SMK, sebanyak 30 orang dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: Novalien Suranta Sembiring, S.Pd. dari SMK Negeri Kuala Tungkal Kab. Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi Drs. Jumrianto dari SMK Negeri 3 Tanjungpinang Kota Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau Umi Slamah, S.Pd., M.Pd. dari SMK Negeri 3 Batu Kota Batu Provinsi Jawa Timur Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, PPPPTK PKn dan IPS kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competance Based Training, CBT) Tahun 2015 tahap 3 mulai tanggal 27 April sampai dengan 6 Mei 2015. Kali ini peserta yang diundang adalah guru-guru SMA Mata Pelajaran Geografi dan Antropologi, serta guru-guru SMK Mata Pelajaran Sejarah dan PPKn. Total guru yang diundang sebanyak 140 orang dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Guru-guru tersebut telah mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) pada tahun 2013 dengan kriteria tertentu. Kegiatan CBT merupakan upaya yang dilakukan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional [rv].
11.05.15 09:59  |   Si Data & Informasi

Praktik Pengalaman Lapangan CBT Tahap III 2015

Salah satu kegiatan yang menarik bagi peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training/CBT) adalah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Dalam kegiatan ini, peserta CBT diajak berkaryawisata. PPL CBT 2015 Tahap III dilaksanakan pada hari Selasa, 5 Mei 2015. Secara serentak, pada pukul 07.30 WIB, empat bus yang memuat peserta pelatihan diberangkatkan dari kampus PPPPTK PKn IPS menuju lokasi PPL yang berbeda-beda. Kelas CBT mata pelajaran PKn SMK mengunjungi Makam dan Musium Bung Karno di Kota Blitar. Kelas CBT mata pelajaran Sejarah jenjang SMK mengunjungi Ringin Lawang, Candi Tikus, Musium Trowulan di Mojokerto. Kelas CBT mata pelajaran Antropologi jenjang SMA mengunjungi Gunung Kawi. Sedangkan kelas CBT mata pelajaran Geografi jenjang SMA melaksanakan PPL di Coban Rondo dan Eco Green Park Kota Batu. Menurut salah seorang fasilitator CBT Kelas Geografi, Andik Suwastono, M.Pd., alasan pemilihan Coban Rondo sebagai lokasi PPL CBT Geografi adalah karena topografinya memenuhi untuk kegiatan praktek. Tempat itu mewakili beberapa mata diklat. Misalnya: Biosfer, litosfir, hidrosfir, pemetaan. Semua dapat dipraktekkan di Coban Rondo. Dari segi topografi, ketinggian, cuaca, flora fauna, hidrologi juga memenuhi. “Supaya beberapa mata diklat bisa dipraktekkan di lapangan.” Satu tempat lagi tempat PPL CBT Geografi adalah di Eko green park. Di sana peserta diajak untuk mengidentifikasi media media geografi, misalnya simulasi gempa bumi, tsunami. Dalam PPL, peserta tidak hanya sekedar wisata refreshing tetapi sambil belajar. PPL CBT Geografi bertujuan membawa guru untuk mengidentifikasi media-media yang dapat digunakan dalam pembelajaran Geografi. Secara umum, kegiatan PPL bertujuan agar peserta dapat berlatih menggali informasi melalui wawancara dan mendapatkan pengalaman langsung mengenai suatu topik yang sedang dipelajari. Dengan metode tanya jawab kepada narasumber dan pengamatan, langsung, diharapkan peserta pelatihan dapat mengidentifikasi data yang berhubungan dengan topik tersebut. Melalui PPL, peserta juga diharapkan akan mempunyai kemampuan merencanakan, menyiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil PPL. PPL merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competent Based Training/CBT). CBT merupakan salah satu pelatihan yang diselenggarakan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, PPPPTK PKn dan IPS kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competance Based Training, CBT) Tahun 2015 tahap 3 mulai tanggal 27 April sampai dengan 6 Mei 2015. Kali ini peserta yang diundang adalah guru-guru SMA Mata Pelajaran Geografi dan Antropologi, serta guru-guru SMK Mata Pelajaran Sejarah dan PPKn. Total guru yang diundang sebanyak 140 orang dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Guru-guru tersebut telah mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) pada tahun 2013 dengan kriteria tertentu. Kegiatan CBT merupakan upaya yang dilakukan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional [rv]. (Foto: Dokumentasi Pribadi WI Dept. Geografi)
11.05.15 08:59  |   Si Data & Informasi

CBT Geografi SMA, Bukan Sekedar Diklat Klasikal Biasa

PPPPTK PKn dan IPS kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competance Based Training, CBT) tahun 2015 tahap III pada tanggal 27 April sampai dengan 6 Mei 2015. Salah satu pelatihan tersebut ditujukan bagi guru mata pelajaran Geografi jenjang SMA. Yang istimewa dari pelatihan ini adalah komposisi materi yang diberikan lebih banyak materi profesional. Tujuannya untuk meningkatkan profesionalitas peserta sebagai guru geografi SMA. Hal ini seiring dengan tujuan CBT yaitu untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Dalam pelaksanaannya, kegiatan CBT menggunakan strategi pendekatan belajar konstruktivisme dan andragogi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi, studi kasus, penugasan, ceramah, kerja kelompok, peer teaching, dan presentasi. Menurut salah satu fasilitator CBT dari Departemen Geografi PPPPTK PKn dan IPS, Dra. Deti Hendarni M.S.Ed, setiap Mata Latih pada kelas CBT Geografi disampaikan dengan metode yang berbeda-beda. Hal ini dalam rangka menyelaraskan antara materi pelatihan dengan metode penyampaian. Sebagai contohnya, untuk materi Filsafat digunakan metode “Dua Tamu Dua Tinggal”. Materi Sumber Daya Alam disampaikan kepada peserta dengan metode “Pencapaian Konsep”. Materi Penginderaan Jauh menggunakan metode “Demonstrasi”. Lebih jauh  Deti Hendarni  memaparkan, PPPPTK PKn dan IPS sebagai salah satu lembaga pengembang profesi guru yang di dalamnya juga terdapat pedagogik. Ketika guru mengajarkan suatu materi kepada siswa, guru tersebut tidak bisa lepas dari metode. Oleh karena itu, selain penguasaan materi mata pelajaran Geografi, guru Geografi juga harus menguasai metode mengajar. “Kami memberikan contoh penggunaan berbagai metode mengajar melalui proses kami menyampaikan materi di kelas CBT. Sehingga ketika proses pembelajaran materi Pedagogik, peserta CBT Geografi sudah punya pengalaman. Disitulah kami selaku fasilitator lebih mudah mengupasnya. Karena peserta telah mengalami sendiri. Peserta lebih mudah mengerti. Jauh lebih efektif daripada mengajar hanya melalui penjelasan dan diskusi. Dengan begitu di proses pedagogik kami tidak mengalami kesulitan.” Menurut Andik Suwastono M.Pd., widyaiswara yang juga menjadi fasilitator CBT Geografi, pada setiap pelatihan guru  mata pelajaran Geografi, Departemen Geografi telah memiliki prosedur operasional standar. Baik itu standarisasi materi presentasi maupun lembar kerja. Setiap mata latih akan diantarkan dengan metode tertentu, dengan media yang sesuai, termasuk fasilitatornya pun telah disesuaikan dengan kompetensi masing-masing widyaiswara di departemen tersebut. Masih menurut Andik Suwastono, dalam diklat CBT mata pelajaran Geografi, narasumber/fasilitator diklat juga memaksimalkan penggunaan media. Tidak selamanya mempelajari Geografi harus lebih banyak di kelas. “Kita lebih banyak mengemas pembelajaran Geografi sebagai suatu pembelajaran yang menarik. Jadi tidak hanya tatap muka di kelas. Kita juga praktek di lapangan. Selain itu, guru juga dilatih bagaimana menggunakan media. Terutama media yang sederhana.” Selama ini ada kesan bahwa mengajar Geografi harus melalui media-media yang mahal, sulit dicari dan tidak terjangkau. Dalam CBT Geografi, guru dilatih bagaimana menggunakan media dari bahan yang ada yang sesuai dengan lingkungan sekitar. Sehingga, tidak ada alasan guru tidak bisa melakukan pembelajaran karena keterbatasan media. Keistimewaan lain dari CBT Geografi adalah, peserta diajak mengalami langsung (praktek) menggunakan alat-alat. Misalnya setelah peserta menerima materi tentang Kartografi/Pemetaan selanjutnya peserta diberikan tugas mengaplikasikan di lapangan. Bagaimana cara membuat peta sederhana yang nanti bisa diimplementasikan di tempat mengajar. Membuat denah kantor, cara mengukur ketinggian suatu tempat, kemiringan, dsb. Demikian juga dengan Materi Penginderaan Jauh. Setelah mempelajari materi tersebut peserta belajar menginterpretasi foto udara. Kemudian pada Materi Cuaca/Iklim, peserta dilatih cara melakukan pengumpulan data suhu, kecepatan angin, dsb. Pada akhirnya, data-data yang telah dikumpulkan tsb dibuatkan profil pada sehelai kertas. Kemudian data-data yang sudah diperoleh dituangkan di sana. Tugas tersebut merupakan produk akhir diklat. Banyak kesan positif yang ditangkap oleh para fasilitator/narasumber CBT Geografi kali ini. Peserta yang merupakan guru-guru Geografi jenjang SMA dari 34 provinsi seluruh Indonesia tersebut memiliki semangat tinggi untuk belajar. Mayoritas peserta mengaku jarang mengikuti diklat untuk meningkatkan kompentensi dan keprofesionalan mereka seperti yang dilatihkan dalam CBT [rv]. (Foto: Dokumentasi Pribadi Widyaiswara Departemen Geografi)
11.05.15 08:57  |   Si Data & Informasi

Sambutan Mendikbud dalam Rangka HARDIKNAS 2 Mei 2015

Di hari yang berbahagia ini, kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih, kita panjatkan puji dan syukur. Atas   izin, rahmat, dan   karunia-Nya,   kita   semua berkesempatan untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional ini. Di Hari Pendidikan ini, atas nama pemerintah, izinkan saya menyampaikan apresiasi pada semua pihak, pada semua pelaku pendidikan dimanapun berada, yang telah ambil peran aktif untuk  mencerdaskan saudara  sebangsa. Untuk  para  pendidik  di  semua jenjang, yang telah bekerja keras membangkitkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia  berkarakter  mulia, yang  mampu meraih  cita-cita  dan menjadi  pembelajar sepanjang hidup, terimalah salam hormat dan apresiasi dari kita semua. Bapak, Ibu dan Hadirin yang mulia, Republik   tercinta   ini   digagas   oleh   anak-anak   muda   terdidik   dan   tercerahkan. Pendidikan telah membukakan mata dan kesadaran mereka untuk membangun sebuah negeri Bhineka yang modern. Sebuah negara yang berakarkan adat dan budaya bangsa nusantara,  beralaskan  semangat  gotong  royong,  tapi tetap   mengedepankan  dan menumbuh kembangkan prinsip kesejajaran   dan   kesatuan   sebagi   sebuah negara modern. Pendidikan telah membukakan pintu wawasan, menyalakan cahaya pengetahuan, dan menguatkan pilar ketahanan moral. Persinggungan dengan pendidikanlah yang telah memungkinkan  para  perintis  kemerdekaan untuk memiliki  gagasan besar  yang melampaui  zamannya.  Gagasan  dan  perjuangan yang  membuat  Indonesia  dijadikan sebagai rujukan  oleh  bangsa-bangsa  di  Asia  dan  di  Afrika.  Dunia  terpesona  pada Indonesia, bukan saja karena keindahan alamnya, atau keramahan penduduknya, atau keagungan budayanya, tetapi juga karena deretan orang-orang terdidiknya yang berani mengusung ide-ide terobosan dengan ditopang pilar moral dan intelektual. Indonesia adalah negeri penuh berkah. Di tanah ini, setancapan ranting bisa tumbuh menjadi pohon yang rindang. Alam subur, laut melimpah, apalagi bila melihat mineral, minyak, gas, hutan dan semua deretan kekayaan alam. Indonesia adalah wajah cerah khatulistiwa. Namun kita  semua  harus  sadar  bahwa  asset  terbesar  Indonesia  bukan tambang, bukan gas, bukan minyak, bukan hutan ataupun segala macam hasil bumi; asset  terbesar  bangsa  ini  adalah  manusia  Indonesia. Tanggung  jawab  kita  sekarang adalah mengembangkan kualitas manusia Indonesia. Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa.  Jangan sesekali kita mengikuti jalan berpikir kaum kolonial di masa lalu. Fokus mereka, kaum kolonial itu, adalah pada kekayaan alam saja dan tanpa peduli pada kualitas manusianya. Kaum kolonial memang datang untuk mengeruk dan menyedot isi bumi Nusantara, menguras hasil bumi Nusantara karena itu mereka peduli dan tahu persis data kekayaan alam kita, tetapi mereka tak pernah peduli dengan kualitas manusia di Nusantara. Kini kita sudah 70 tahun merdeka. Kemerdekaan itu bukan hanya untuk menggulung kolonialisme, melainkan juga untuk menggelar kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jangan sampai kita hanya tahu tentang kekayaan alam tetapi tidak tahu kualitas manusia di negeri kita. Kita harus berkonsetrasi pada peningkatan dan pengembangan kualitas manusia. Kita tidak boleh mengikuti jalan berpikir kaum kolonial  yang  terfokus  hanya  pada  kekayaan  alam tetapi  melupakan  soal  kualitas manusia. Mari  kita  jawab,  tahukah  kita  berapa  jumlah  sekolah,  jumlah  guru,  jumlah  siswa, jumlah  perguruan  tinggi  di  daerah  kita?  Tahukah  kita  berapa banyak anak-anak  di wilayah kita yang terpaksa putus sekolah? Tahukah kita tentang kondisi guru-guru di sekolah yang mengajar anak-anak kita? Tahukah kita tentang tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah dan guru untuk memajukan sekolahnya? Lebih jauh lagi, berjuta jumlahnya putra-putri Indonesia yang kini telah berhasil meraih kesejahteraan. Pada kita yang telah sejahtera itu, jelas terlihat bahwa pendidikan adalah hulunya.  Karena  pendidikanlah  maka  terbuka  peluang  untuk hidup  lebih  baik. Pendidikan itu seperti tangga berjalan yang mengantarkan kita meraih kesejahteraan yang  jauh  lebih baik.  Pertanyaannya,  sudahkah  kita  menengok  sejenak  pada  dunia pendidikan yang telah mengantarkan kita sampai pada kesejahteraan yang lebih baik? Pernahkah  kita  mengunjungi  sekolah  kita  dulu?  Pernahkah  kita  menyapa,  bertanya kabar dan kondisi, serta berucap terima kasih pada guru-guru yang mendidik kita dulu? Pernahkah kita menyapa kembali dan menyampaikan terima kasih pada dosen-dosen kita? Bagi  kita  yang  kini  berkiprah  di  luar  dunia  pendidikan,  mari  kita  luangkan perhatian.  Mari  ikut  terlibat  memajukan  pendidikan.  Mari  kita  ikut  iuran  untuk membuat generasi anak-anak kita bisa meraih yang jauh lebih baik dari yang berhasil diraih  generasi  ini.  Dan,  iuran  paling  mudah  adalah kehadiran. Datangi  sekolah, datangi guru, datangi anak-anak pelajar lalu terlibat untuk berbagi, untuk menginspirasi dan terlibat untuk ikut memajukan dunia pendidikan kita. Bapak, Ibu dan Hadirin yang berbahagia, Wajah masa depan kita berada di ruang-ruang kelas. Akan tetapi, hal itu bukan berarti bahwa tanggung-jawab membentuk masa depan itu hanya berada di pundak pendidik dan  tenaga  kependidikan  di  institusi  pendidikan.  Secara  konstitusional, mendidik adalah tanggung jawab negara namun secara moral mendidik adalah tanggung jawab setiap  orang  terdidik. Mengembangkan  kualitas  manusia  Indonesia harus  dikerjakan sebagai  sebuah  gerakan  bersama. Semua harus ikut  peduli,  bahu  membahu,  saling sokong dan topang untuk memajukan kualitas manusia Indonesia lewat pendidikan. Oleh karena itu, Bapak, Ibu dan Hadirin sekalian, peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun  ini  kita  mengambil  tema  ‘Pendidikan sebagai  Gerakan  Pencerdasan  dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila’. Kata kunci dari tema tersebut adalah “Gerakan”. Pendidikan harus dipandang sebagai ikhtiar  kolektif  seluruh  bangsa. Karena  itu  pendidikan  tidak  bisa  dipandang  sebagai sebuah program semata. Kita harus mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat. Kita mendorong pendidikan menjadi gerakan semesta, yaitu gerakan yang melibatkan seluruh elemen bangsa: masyarakat merasa memiliki, pemerintah memfasilitasi, dunia bisnis  peduli,  dan  ormas/LSM  mengorganisasi.  Berbeda  dengan sekadar  “program” yang perasaan  memiliki atas  kegiatan hanya  terbatas  pada para pelaksana  program, sebuah  “gerakan”  justru  ingin  menumbuhkan  rasa memiliki  pada  semua  kalangan. Mari  kita  ajak semua  pihak untuk merasa  peduli, untuk merasa  memiliki atas problematika  pendidikan  agar  semua bersedia menjadi  bagian  dari ikhtiar  untuk menyelesaikan problematika itu. Gerakan pencerdasan dan penumbuhan generasi berkarakter Pancasila adalah sebuah ikhtiar   mengembalikan kesadaran   tentang   pentingnya karakter   Pancasila   dalam pendidikan kita. Sudah digariskan bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi  peserta  didik  agar  menjadi  manusia  yang  beriman,  bertaqwa ke pada  Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Itulah karakter Pancasila yang menjadi tujuan Pendidikan Nasional kita. Menumbuh kembangkan  potensi  anak  didik  seperti  itu  memerlukan  karakteristik pendidik  dan  suasana  pendidikan  yang  tepat.  Disinilah  Bapak,  Ibu  dan  Hadirin sekalian, peringatan   Hari   Pendidikan   Nasional   menjadi   amat   relevan   untuk mengingatkan   kembali   tentang   karakteristik   pendidik   dan   suasana   pendidikan. Peringatan hari pendidikan tak bisa lepas dari sosok Ki Hadjar Dewantara, yang pada tanggal 2 Mei adalah hari kelahiran Bapak Pendidikan Indonesia itu. Ki Hadjar Dewantara menyebut sekolah dengan istilah “Taman”. Taman adalah tempat belajar  yang  menyenangkan.  Anak  datang  ke  taman  dengan  senang  hati,  berada  di taman juga dengan senang hati dan pada saat harus meninggalkan taman maka anak akan merasa berat hati. Pertanyaannya, sudahkah sekolah kita menjadi seperti taman? Sudahkah sekolah kita mejadi tempat belajar yang menyenangkan? Sekolah menyenangkan memiliki berbagai karakter, diantaranya adalah; sekolah yang melibatkan semua komponennya, baik guru, orang tua, siswa dalam proses belajarnya; sekolah    yang    pembelajarannya    relevan    dengan    kehidupan;    sekolah    yang pembelajarannya  memiliki  ragam  pilihan dan tantangan,  dimana  individu  diberikan pilihan  dan  tantangan  sesuai  dengan  tingkatannya;  sekolah  yang  pembelajarannya memberikan makna jangka panjang bagi peserta didiknya. Di hari Pendidikan Nasional ini, mari kita kembalikan semangat dan konsep Ki Hadjar Dewantara bahwa sekolah harus menjadi tempat belajar yang menyenangkan. Sebuah wahana  belajar  yang  membuat  para  pendidik  merasakan  mendidik  sebagai  sebuah kebahagiaan.  Sebuah  wahana  belajar  yang  membuat  para  peserta  didik  merasakan belajar   sebagai   sebuah   kebahagiaan.   Pendidikan   sebagai   sebuah   kegembiraan. Pendidikan  yang  menumbuh kembangkan  potensi  peserta  didik  agar  menjadi  insan berkarakter Pancasila. Ikhtiar besar kita untuk pendidikan ini hanya akan bisa terwujud bila kita semua terus bekerja  keras  dan makin membuka  lebar-lebar  partisipasi  masyarakat  untuk  terlibat aktif  dalam  pendidikan.  Mulai  hari  ini  kita  harus  mengubah  perspektif,  bahwa pendidikan bukan hanya urusan kedinasan di pemerintahan, melainkan juga urusan kita dan ikhtiar memajukan pendidikan adalah juga tanggung jawab kita semua. Mari kita teruskan kerja keras, kerja bersama dan kerja sama ini. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu membimbing kita agar dapat meraih dan melampaui cita-cita bangsa kita tercinta. Selamat Hari Pendidikan Nasional, jayalah Indonesia. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh   Jakarta, 2 Mei 2015 Anies Baswedan   [link sumber: Kemikbud.go.id]
06.05.15 08:54  |   Si Data & Informasi

Sosialisasi Diklat Interaksi Online

PPPPTK PKn dan IPS – Kota Batu, pada tanggal 28 Mei 2015 menyelenggarakan Sosialisasi Diklat Interaksi Online (DIO) kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang akan terlibat dalam kegiatan uji coba DIO. Turut diundang pula operator PADAMU, penanggung jawab Pusat Belajar (PB) dan petugas administrasi (admin) PB. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan uji coba DIO sekaligus verifikasi data calon peserta. Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn IPS, bapak Dr. Sumarno. Turut hadir pula pejabat Eselon III dan IV di lingkungan PPPPT PKn dan IPS. Dalam kesempatan tersebut, KAPUS memaparkan latar belakang munculnya Diklat Online DIO. Terdapat kesenjangan (gap) yang sangat besar antara daya tampung PPPPTK dengan jumlah guru. Indonesia memiliki sekitar 3 juta guru dan kepala sekolah yang harus senantiasa ditingkatkan kompetensinya seiring dengan perkembangan jaman secara berkelanjutan. Diperlukan terobosan baru untuk dapat mempercepat banyaknya jumlah guru yang dididik dan dilatih secara berkesinambungan namun dengan anggaran yang efisien. Pendidikan dan Pelatihan secara Online menjadi salah satu pilihan seiring dengan pesatnya perkembangan Teknologi dan Informasi (TIK). Harapan yang ingin dicapai dari kegiatan sosialisasi ini adalah kelulusan peserta DIO 100%. Dengan peran serta aktif dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, diharapkan guru yang menjadi peserta DIO menjadi lebih aktif dan antusias mengikuti diklat online sampai tuntas. Untuk mengatasi permasalahan guru yang kurang memiliki kemampuan di bidang TIK, disediakan operator/admin disetiap Pusat Belajar (PB) yang bertugas memfasilitasi/membantu peserta, misalnya pada saat mengunduh bahan ajar, melaksanakan video conference maupun mengunduh lembar kerja dan menunggah tugas-tugas. Pusat Belajar (PB) adalah sekolah yang memenuhi kriteria dari segi fasilitas dan ditunjuk oleh PPPPTK dan disetujui Dinas Pendidikan Kab/Kota. Kedepannya diharapkan para guru dapat mandiri mulai dari pendaftaran kepesertaan, diskusi online, pengunduhan bahan ajar/lembar kerja, pengunggahan tugas-tugas hingga mampu mengakses teknologi/software video conference sendiri.
30.04.15 08:52  |   Si Data & Informasi

Meningkatkan Standar Kompetensi Guru Indonesia melalui CBT

Salah satu materi yang disampaikan kepada peserta dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competance Based Training, CBT) 2015 Tahap III adalah materi mengenai Standar Kompetensi Guru. Dalam kesempatan tersebut Dr. Sumarno selaku nara sumber menyampaikan bahwa untuk menjadi guru yang professional maka paling tidak guru harus memiliki 5 hal yaitu: kualifikasi akademik, kompetensi, dan sertifikat pendidik, sehat jasmani & rohani, serta kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional Dalam paparannya, Dr. Sumarno juga menyampaikan mengenai kompetensi yang harus dimiliki guru selaku agen pembelajaran. Setidaknya guru harus memiliki 4 kompetensi, yang terdiri dari: Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, Kompetensi Profesional. Menurut UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen, Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalan. Kompetensi guru dapat dimaknai sebagai kebulatan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berwujud tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran. Setiap anak di Indonesia memiliki hak yang sama untuk dididik oleh guru-guru yang professional. Untuk itulah maka guru tidak boleh segan untuk terus belajar guna meningkatkan kompetensi. Kegiatan CBT merupakan upaya yang dilakukan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. CBT 2015 tahap 3 mulai diselenggarakan pada tanggal 27 April sampai dengan 6 Mei 2015. Kali ini peserta yang diundang adalah guru-guru SMA Mata Pelajaran Geografi dan Antropologi, serta guru-guru SMK Mata Pelajaran Sejarah dan PPKn. Total guru yang diundang sebanyak 140 orang dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Guru-guru tersebut telah mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) pada tahun 2013 dengan kriteria tertentu. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional.
30.04.15 08:46  |   Si Data & Informasi

Pembukaan Competance Based Training Tahap III 2015

PPPPTK PKn dan IPS kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competance Based Training, CBT). Kali ini peserta yang diundang adalah guru-guru SMA Mata Pelajaran Geografi dan Antropologi, serta guru-guru SMK Mata Pelajaran Sejarah dan PPKn. Total guru yang diundang sebanyak 140 orang dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Guru-guru tersebut telah mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) pada tahun 2013 dengan kriteria tertentu. CBT Tahap 3 ini diselenggarakan selama 10 hari mulai tanggal 27 April sampai dengan 6 Mei 2015. Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn IPS, bapak Dr. Sumarno, bertempat di Aula gedung Krakatau Kampus PPPPTK PKn IPS. Beliau berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan waktu dan fasilitas yang ada untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Antropologi, PPKn, Geografi dan Sejarah adalah ilmu pengetahuan yang sangat penting karena dapat menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). PPPPTK PKn dan IPS menyediakan fasilitas asrama, ruang kelas dan narasumber yang berkompeten di bidangnya yaitu Widyaiswara dan Pejabat Struktural serta dosen dari Universitas Negeri Malang. Pada kesempatan itu, KAPUS juga menyampaikan kepada peserta untuk menjaga stamina dan kebugaran selama diklat. Peserta dapat memanfaatkan kesejukan udara kota Batu di pagi hari untuk berolah raga dengan bersenam pagi bersama, jalan sehat maupun lari pagi di area kampus PPPPTK PKn dan IPS. Kegiatan CBT merupakan upaya yang dilakukan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Secara khusus, CBT bertujuan agar peserta dapat memahami materi keilmuan sesuai mata pelajaran masing-masing. Peserta juga diharapkan mampu mengimplementasikan materi pembelajaran dan mampu melakukan penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan kegiatan CBT menggunakan strategi pendekatan belajar konstruktivisme dan andragogi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi, studi kasus, penugasan, ceramah, kerja kelompok, peer teaching, dan presentasi. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional.
30.04.15 08:45  |   Si Data & Informasi

Rakor Program Tahun Anggaran 2015

Rapat koordinasi antar-PPPPTK terkait peraturan, kebijakan,serta program tahun anggaran 2015 sukses diselenggarakan melalui pleno selama tiga hari mulai 15 sampai dengan 17 April 2014, di PPPPTK PKn dan IPS. Rakor ini dihadiri oleh staf khusus Kemendikbud, Ir. Ahmad Rizali, M.Sc., pejabat eselon II dan III PPPPTK, LPPKS, dan LPPPTK-KPTK (Kepala, Kabag Umum, Kabid, Kasubbag, Kasi), dan dibuka langsung oleh Kepala Badan PSDMPK dan PMP, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Rabu (15/04/2015). Dalam arahannya, Bapak Syawal Gultom menyampaikan beberapa poin penting, antara lain tentang perlunya mengubah cara pandang kita untuk melihat konten/isi dalam mata pelajaran yang telah ada. Beliau menekankan bahwa setiap mata pelajaran hendaknya tidak hanya diberikan kepada anak didik sebagai sebuah ilmu pengetahuan, tetapi juga yang paling penting adalah perlu dipikirkan mengenai nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya yang dapat diserap dan diteladani oleh anak didik. Nilai-nilai positif (karakter bangsa) yang ada tersebut diharapkan bisa tumbuh di masing-masing PPPPTK sehingga PPPPTK bisa menjadi teladan bagi penanaman nilai-nilai positif yang ada dalam dunia pendidikan. Terkait dengan kegiatan di tahun 2015, beliau juga menegaskan bahwa tiap PPPPTK diharapkan dapat mengembangkan dan mengemas materi pembelajaran/pelatihan menjadi materi yang up to date menghadapi tantangan global. Setelah materi dikemas dengan baik dan memiliki nilai-nilai yang bisa diamalkan, berikutnya adalah perlunya mengemas materi itu agar guru dapat menyampaikan materi/mengajar kepada anak didiknya dengan baik, dengan indikator keberhasilan: “Guru telah mulai menjadi model nilai-nilai pendidikan.” Sementara itu, Bapak Ahmad Rizali dalam paparannya mengingatkan kembali kepada semua peserta rakor mengenai Rencana Strategis Kemendikbud 2015 -2019, yaitu “Terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dengan berlandaskan gotong royong.” Beliau menggarisbawahi kata “insan”, “ekosistem pendidikan dan kebudayaan”, “berkarakter”, dan “gotong royong”. Visi ini menekankan pada penanaman nilai-nilai yang berasal dari lingkungan pendidikan yang kondusif dan berkarakter serta mampu memberikan teladan nilai-nilai pendidikan yang baik. Pada rakor ini, dicanangkan pula program penghijauan di kampus PPPPTK PKn dan IPS yang diawali dengan penanaman tanaman anggur pohon di depan Gedung Pusat (Gedung Semeru) oleh Bapak Syawal dan Bapak Ahmad Rizali disaksikan oleh seluruh peserta rakor dan pegawai PPPPTK PKn dan IPS. Setelah seluruh acara terselesaikan, kegiatan ditutup secara resmi oleh Kepala PPPPTK PKn dan IPS, Dr. Sumarno, dengan harapan bahwa koordinasi antar-PPPPTK perlu dilaksanakan terus, mengingat setiap saat selalu ada perkembangan kebijakan atau peraturan terkait dengan pelaksanaan program di masing-masing PPPPTK. Tak lupa beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas semua layanan yang telah diberikan, dengan harapan semoga di masa datang bisa ditingkatkan. (Nasikh/Cahyo)
27.04.15 08:42  |   Si Data & Informasi

Workshop Pengembangan Kelas Online

Pada tanggal 8 sampai 10 April 2015, SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk “Workshop and Seminar on SEA Online Course Development”. Kegiatan diselenggarakan di gedung SEAMOLEC kompleks Universitas Terbuka Tangerang Selatan. Selama 3 hari, peserta pelatihan yang terdiri dari spesialis konten dan teknisi TIK dari PPPPTK dan sub organisasi SEAMEO diajak untuk mempelajari bagaimana mengembangkan kelas online. Peserta diperkenalkan dengan lingkungan pembelajaran online berbasis media sosial (social learning network) Edmodo. Berdasarkan pengalaman SEAMOLEC, Edmodo memiliki keunggulan dari sisi kemudahan penggunaan karena sangat mirip dengan media sosial facebook. Selain itu, dari tahun ketahun terjadi tren peningkatan jumlah pengguna Edmodo di Indonesia. Saat ini Indonesia menempati peringkat ke 2 (di luar Amerika Serikat) dengan jumlah pengguna Edmodo terbesar di dunia, setelah Australia. Dalam kegiatan tersebut, peserta workshop juga difasilitasi untuk dapat menggunakan ruang rapat maya (virtual meeting room) menggunakan Cisco WebEx. Kegiatan ini merupakan langkah awal menuju Masive Online Training and Workshop 2015 yang digagas oleh SEAMOLEC. Ide dasarnya adalah mensinkronkan dan mensinergikan pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang diselenggarakan oleh PPPPTK melalui jaringan diklat online. PPPPTK PKn dan IPS selaku salah satu unit pelaksana teknis Program Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan bidang Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, menyambut baik gagasan SEAMOLEC tersebut. Hal ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa jumlah guru di Indonesia sangatlah banyak mencapai lebih dari 3 juta orang. Jika hanya terus mengandalkan diklat reguler tatap muka maka akan diperlukan waktu yang sangat lama untuk dapat mencapai target kompetensi yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara itu di sisi lain, diklat online memiliki potensi yang sangat besar sebagai sarana diklat masif untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Dalam satu kali penyelenggaraan diklat, peserta yang dapat tertampung bisa mencapai ratusan bahkan ribuan. Peserta belajar mandiri, berdiskusi dengan sesama peserta secara online dan sesekali dapat berkonsultasi dengan fasilitator secara online pula. Pemerintah tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi peserta diklat, cukup menyediakan fasilitas internet yang memadai. Selain itu, baik peserta maupun fasilitator dapat mengatur sendiri kapan waktu mengakses kelas maya (virtual class). Apabila diperlukan pembelajaran dengan metode synchronous, dapat dilakukan dengan media video conference maupun percakapan online (online chatting).
22.04.15 08:39  |   Si Data & Informasi

Rapat Anggota Tahun (RAT) KPRI Sejahtera 2015

Pada tanggal 30 Maret 2014, bertempat di Aula Gedung Krakatau, KPRI “Sejahtera” mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). KPRI “Sejahtera” merupakan badan hukum yang didirikan untuk menaungi kegiatan perkoperasian di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS. Selain anggota koperasi, pengurus, dan pengawas KPRI “Sejahtera”, RAT tahun 2015 ini dihadiri juga oleh perwakilan pengurus PKPRI dan perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang. RAT dipimpin oleh ketua KPRI “Sejahtera”, bapak Dr. H.B Suparlan. RAT menyepakati dipilihnya Radian Sri Rama, S.E., MSA.,Ak sebagai pengawas menggantikan Yudi Setianto, M.Pd. yang telah menyelesaikan masa baktinya (2012-2014). Selain itu, dipilih pula secara aklamasi, Antonia Shanti Puspita, S.Pd.,M.Si. sebagai Bendahara menggantikan Dra. Hj. Ariani, M.Pd. yang sebentar lagi beliau akan pensiun. Kepada pengurus dan pengawas KPRI yang telah purna tugas, diucapkan terimakasih atas dedikasinya dalam mengemban amanah tugas dan memajukan KPRI “Sejahtera”. Kepada pengurus dan pengawas baru diharapkan melanjutkan program-program KPRI “Sejahtera” dan juga meningkatkan menjadi lebih baik lagi. Menurut arahan dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, untuk menjadi pengurus dan pengawas koperasi diperlukan kejujuran, kemauan meluangkan waktu, kemauan kerjasama dan kreatifitas. Dalam RAT tersebut juga disahkan notula, laporan pertanggung jawaban pengurus, laporan badan pengawas dan juga mendengarkan saran masukkan dari anggota. Acana ditutup dengan pembagian doorprize.
02.04.15 05:20  |   Si Data & Informasi

Suasana Kelas Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2015

PPPPTK PKn IPS - Kota Batu. Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training, CBT) merupakan upaya yang dilakukan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Sesuai dengan jadwal CBT tahun 2015 yang telah dipublikasikan sebelumnya (disini), selama 10 hari mulai tanggal 27 Maret 2015 hingga tanggal 5 April 2015, PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan CBT tahap 2. Peserta pelatihan adalah guru-guru dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Peserta yang hadir guru Mapel PPKn jenjang SMA sebanyak 24 orang. Guru mapel Ekonomi jenjang SMA 29 orang. Guru Sekolah Dasar sebanyak 53 orang. Pelaksanaan kegiatan CBT menggunakan strategi pendekatan belajar konstruktivisme dan andragogi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi, studi kasus, penugasan, ceramah, kerja kelompok, peer teaching, dan presentasi. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional.
02.04.15 05:19  |   Si Data & Informasi

Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2015

Pada 27 Maret 2015 telah dimulai kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training, CBT) tahap II Tahun 2015. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi PPPPTK PKn dan IPS, Bapak Drs. H. Subandi, M.M di aula gedung Krakatau. Sesuai dengan jadwal CBT tahun 2015 yang telah dipublikasikan sebelumnya (disini), selama 10 hari hingga tanggal 5 April 2015 mendatang, PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan pelatihan untuk guru SMA mata pelajaran PPKn dan Ekonomi. Serta, pelatihan Tematik untuk guru-guru SD. Peserta berasal dari 34 propinsi seluruh Indonesia.
02.04.15 05:17  |   Si Data & Informasi

Sosialisasi Own Cloud

Seksi Data dan Informasi (DAI) bekerja sama dengan PT. Aplika Nusa Lintasarta Area Jawa Timur menyelenggarakan sosialisasi OwnCloud kepada jajaran staff Bidang Program & Informasi serta staff Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi pada hari Kamis 26 Maret 2015. OwnCloud adalah salah satu perangkat lunak (software) berbasis web yang dapat digunakan untuk mengelola kegiatan berbagi file (file sharing). Dengan software ini, pengguna dapat melakukan upload, sharing dan download data dengan relatif lebih mudah. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan peserta sosialisasi dengan lingkungan Owncloud. Peserta dibimbing agar dapat menggunakan software ini untuk mempermudah pekerjaan mereka.
02.04.15 05:16  |   Si Data & Informasi

Inhouse Training Jaringan Komputer

Untuk meningkatkan kualitas layanan internet di PPPPTK PKn dan IPS, selain peningkatan kecepatan bandwidth diperlukan juga pengelolaan (management) bandwidth yang baik. Oleh karena itu, Seksi Data dan Informasi (DAI) bekerja sama dengan PT. Aplika Nusa Lintasarta Area Jawa Timur, menyelenggarakan Inhouse Training (IHT) Jaringan Komputer selama 3 hari, pada tanggal 24 sampai dengan 26 Maret 2015. IHT dibuka oleh Kepala Bagian Program dan Informasi, Bapak Drs. Djoko Winarjanto, M.M. Peserta IHT adalah staf pengelola Sistem Informasi dan Jaringan. Tujuan IHT tersebut adalah memfasilitasi Pengelola Sistem Informasi dan Jaringan di PPPPTK PKn IPS agar dapat meningkatkan kemampuan (skill) mereka dalam penggelolaan bandwidth internet dan mengevaluasi Local Area Network (LAN) yang ada saat ini serta merencanakan pengembangan jaringan. Saat ini, hampir semua aplikasi pemerintahan menggunakan sistem online sehingga semua PNS di lingkungan PPPPTK PKn IPS memerlukan layanan internet. Misalnya Unit Layanan Pengadaan (ULP) memerlukan akses ke laman e-katalog dan aplikasi SIRUP LKPP. Bagian kepegawaian memerlukan akses ke SIMPEG. Bagian keuangan perlu mengakses Sistem Informasi Keuangan dan pemesanan tiket pesawat online. Masing-masing PNS juga memiliki kewajiban melakukan upload bukti Sasaran Kerja Pegawai (SKP) harian secara online. Akses internet yang cepat dan stabil sangat diperlukan untuk memperlancar penyelesaian pekerjaan. Pengelolaan bandwidth yang baik merupakan salah satu kunci memberikan layanan internet yang nyaman dan reliable bagi pengguna. Kegiatan ditutup oleh Kepala Seksi Data dan Informasi, bapak Drs. Harnoko, M.Pd. Dalam penutupannya beliau berpesan supaya pengelola Sistem Informasi dan Jaringan dapat mengimplementasikan hasil pelatihan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan internet di PPPPTK PKn IPS.
02.04.15 05:15  |   Si Data & Informasi

Semua Peserta CBT 2015 Tahap I Dinyatakan Lulus

PPPPTK PKn IPS – Kota Batu, Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competent Based Training/CBT) tahun 2015 tahap I telah selesai. Kegiatan penutupan dilaksanakan di aula gedung Krakatau Kampus PPPPTK PKn pada tanggal 25 Maret 2015 oleh Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi, Drs. H. Subandi, M.M. Dalam acara penutupan tersebut disampaikan hasil pelatihan. Sebanyak 26 orang guru mata pelajaran IPS jenjang SMP dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: 1. Sony Karsono, M.Pd dari SMP Negeri 3 Peterongan Kab. Jombang Jawa Timur 2. Lanjar, M.Pd. dari SMP Negeri 10 Kota Serang Banten 3. Ni Nengah Sutasini, S.Pd. dari SMP Negeri 3 Gianyar Kab Gianyar Bali Untuk mata pelajaran PPKn jenjang SMP, sebanyak 26 orang dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: 1. Mayani, S.Pd dari SMP Negeri 1 Singkawang Kota Singkawang Kalimantan Barat 2. Marsudi, S.Pd dari SMP Negeri 2 Candipuro Kab. Lampung Selatan Lampung 3. Yudarini Probowati, S.Pd. dari SMP Nasional Kota Malang Jawa Timur Untuk mata pelajaran Sejarah jenjang SMA, sebanyak 31 orang dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: 1. Desnita, S.Pd. dari SMA Negeri 2 Arga Makmur Kab Bengkulu Utara Bengkulu 2. Andris AS, S.Pd. dari SMA Negeri 1 Situjuah Limo Nagari Kab. Lima Puluh Kota Sumatera Barat 3. Drs. Arief Suwarsan dari SMA Widya Utama Kota Cirebon Jawa Barat Untuk mata pelajaran Sosiologi jenjang SMA sebanyak 28 orang dinyatakan lulus. Berikut daftar peringkat 3 peserta terbaik: 1. Suhanda, S.Pd. dari SMA Negeri 3 Kota Bima Nusa Tenggara Barat 2. Amin Bagura, S.Pd. dari SMA Negeri 3 Kota Ternate Maluku Utara 3.Julini Siregar, S.Sos dari SMA Negeri 1 Kota Tanjung Pinang Kepulauan Riau. Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competent Based Training/CBT) merupakan upaya yang dilakukan oleh P4TK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Pelaksanaan kegiatan CBT menggunakan strategi pendekatan belajar konstruktivisme dan andragogi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi, studi kasus, penugasan, ceramah, kerja kelompok, peer teaching, dan presentasi. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional.
28.03.15 05:13  |   Si Data & Informasi

Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Peserta CBT 2015 Tahap I

Salah satu kegiatan yang menarik bagi peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competent Based Training/CBT) adalah Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Dalam kegiatan ini, peserta pelatihan diajak berkaryawisata. PPL CBT 2015 Tahap 1 dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Maret 2015. Secara serentak, pada pukul 07.30 WIB, empat bus yang memuat peserta pelatihan diberangkatkan dari kampus PPPPTK PKn IPS menuju lokasi PPL yang berbeda-beda. Untuk kelas CBT PKn SMP, peserta melaksanakan PPL di Kota Blitar. Para peserta diklat diajak mengunjungi Museum Bung Karno, Makam Bung Karno dan Perpustakaan Bung Karno. Untuk kelas CBT Sosiologi SMA, peserta diajak mengunjungi jembatan Suramadu. Dan untuk kelas CBT Sejarah SMA, peserta diajak mengunjungi Candi Singosari, Masjid Cengho, dan Candi Jawi di Pandaan. Secara umum, kegiatan PPL bertujuan agar peserta dapat berlatih menggali informasi melalui wawancara dan mendapatkan pengalaman langsung mengenai suatu topik yang sedang dipelajari. Dengan metode tanya jawab kepada narasumber dan pengamatan, langsung, diharapkan peserta pelatihan dapat mengidentifikasi data yang berhubungan dengan topik tersebut. Melalui PPL, peserta juga diharapkan akan mempunyai kemampuan merencanakan, menyiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil PPL.   PPL merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competent Based Training/CBT). CBT merupakan salah satu pelatihan yang diselenggarakan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Melalui CBT diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional.    
27.03.15 05:11  |   Si Data & Informasi

Suasana Senam Pagi Peserta Diklat CBT 2015 Tahap 1

PPPPTK PKn IPS - Kota Batu, pagi itu, Jumat 20 Maret 2015 suasana Kampus PPPPTK PKn dan IPS semarak. Peserta diklat CBT 2015 Tahap 1 bersama-sama dengan karyawan PPPPTK PKn dan IPS melaksanakan senam pagi. Peserta diklat CBT kali ini yang terdiri dari guru-guru SMA mapel Sosiologi dan Sejarah. Juga, guru-guru SMP mapel IPS dan PPKN dari 34 provinsi seluruh Indonesia. Setiap Jumat pagi pukul 07.15 WIB, PPPPTK PKn dan IPS melaksanakan senam pagi. Kegiatan senam pagi bertujuan untuk menjaga kebugaran dan sarana refreshing. Dengan dipimpin oleh seorang instruktur senam Aerobik, senam pagi berlangsung semangat dan antusias.
23.03.15 05:09  |   Si Data & Informasi

Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2015

Pada 16 Maret 2015 telah dimulai kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training, CBT) tahap II Tahun 2015. Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn dan IPS, bapak Dr. Sumarno di aula gedung Krakatau. Sesuai dengan jadwal CBT tahun 2015 yang telah dipublikasikan sebelumnya (disini), selama 10 hari hingga tanggal 25 Maret 2015 mendatang, PPPPTK PKn dan IPS menyelenggarakan pelatihan untuk guru SMA mata pelajaran Sosiologi dan Sejarah. Jenjang SMP mata pelajaran IPS dan PPKn. Peserta sejumlah 140 orang yang berasal dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Kegiatan CBT merupakan upaya yang dilakukan oleh PPPPTK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Pelaksanaan kegiatan CBT menggunakan strategi pendekatan belajar konstruktivisme dan andragogi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi, studi kasus, penugasan, ceramah, kerja kelompok, peer teaching, dan presentasi. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional.
19.03.15 05:07  |   Si Data & Informasi

Kanal Aduan Jalan ke Sekolah yang Membahayakan Murid

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meluncurkan situs aduan tentang perlintasan jalan yang berisiko yang dapat membahayakan peserta didik dalam perjalanan ke sekolahnya. Dengan situs sahabat.kemdikbud.go.id, diharapkan keselamatan pendidik maupun anak didik terjamin tanpa harus menanggung risiko tinggi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan masyarakat akan bergandengan tangan melakukan ikhtiar bersama agar anak-anak sampai ke sekolah dengan selamat. Pesan Mendikbud: Ini ikhtiar negara untuk hadir, mohon berkenan untuk menyebarkan kabar ini sebagai sikap kita untuk sama-sama bertanggung jawab atas keselamatan saudara-saudara muda kita yang sedang bersekolah di berbagai pelosok tanah air. Laporan/aduan bisa disampaikan melalui kanal: http://sahabat.kemdikbud.go.id/
17.03.15 05:06  |   Si Data & Informasi

Informasi Bagi Siswa: Tanya Jawab Ujian Nasional (UN) 2015

APAKAH BENAR UJIAN NASIONAL (UN) TIDAK LAGI BERFUNGSI MENENTUKAN KELULUSANKU? Jawab: Kabar baik untukmu, UN tidak lagi digunakan sebagai tes penentu kelulusanmu seperti yang berlaku selama 12 tahun terakhir. Fungsi UN tetap penting karena digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensimu dan salah satu dasar seleksi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hasil UN secara nasional juga menjadi salah satu alat pemetaan pendidikan.   BAGAIMANA CARA MENENTUKAN KELULUSANKU DARI SEKOLAH/SATUAN PENDIDIKAN? Jawab: Kelulusanmu ditetapkan oleh rapat dewan guru di sekolahmu berdasarkan penilaian menyeluruh dari kelas 1 hingga kelas 3. Sekolah menentukan kelulusanmu berdasarkan nilai akhir sekolah yang terdiri atas nilai rapor dan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Sekolah bisa menetapkan proporsi mulai dari 50% nilai rapor + 50% nilai ujian sekolah hingga 70% nilai rapor + 30% nilai ujian sekolah. Kriteria proporsi kelulusan ini bisa ditanyakan lebih lanjut ke sekolahmu.   APAKAH BENAR UN AKAN DILAKUKAN SECARA ONLINE? Pada dasarnya untuk mayoritas sekolah, sistem UN tahun ini tetap menggunakan kertas Lembar Jawaban Komputer (LK). Namun, mulai tahun 2015 ini akan dilakukan perintisan UN berbasis komputer (bukan online) hanya bagi sekolah-sekolah yang sudah siap.   APAKAH SOAL UN ADA YANG BERBENTUK ESAI? Tidak ada. Saat ini, baik UN yang dikerjakan dengan kertas maupun komputer, semua soalnya berbentuk pilihan ganda.   SOAL UN TAHUN 2015 DIBUAT BERDASARKAN KURIKULUM YANG MANA? UN tahun 2015 mengukur capaian kompetensi berdasarkan kurikulum yang digunakan oleh siswa kelas 3 SMP dan 3 SMA saat ini yaitu kurikulum 2016 atau dikenal juga sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Siswa SMA/MA akan mengikuti UN untuk 6 mata pelajaran, siswa SMK mengikuti 4 mata pelajaran, dan siswa SMP/Ts mengikuti 4 mata pelajaran.   APAKAH HASIL UN BERPENGARUH DALAM SELEKSI KE JENJANG PENDIDIKANKU SELANJUTNYA? Hasil UN SMP/MTs digunakan sebagai pertimbangan untuk penempatamu ke jenjang SMA/SMK. Pengaturannya dilakukan oleh masing-masing provinsi. Sedangkan hasil UN SMA/sederajat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Penggunaan hasil UN dalam seleksi mahasiswa baru dintentukan oleh panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan rektor masing-masing PTN.   APAKAH SERTIFIKAT HASIL UN TAHUN INI BERBEDA DENGAN TAHUN SEBELUMNYA? Tentunya ada beberapa perbedaan yang lebih bermanfaat. Mulai tahun ini sertifikat hasil UN menjadi lebih detail dalam memberikan gambaran capaianmu. Sertifikat hasil UN tidak sekedar menampilkan nilai setiap mata pelajaran. Namun juga menampilkan katagori Baik s/d Kurang serta nilai setiap sub-komponen mata pelajaran. Sertifikat yang detail ini diharapkan bisa memberi gambaran yang lebih lengkap untukmu, orang tua, guru, maupun sekolah untuk mengenali kekurangan dan kelebihanmu serta membantu melakukan perbaikan.   BAGAIMANA JIKA NILAIKU BELUM MEMENUHI STANDAR KOMPETENSI? APAKAH AKAN DIBERIKAN KESEMPATAN PERBAIKAN? Ya, kesempatan perbaikan akan diberikan. Sesuai dengan tujuan UN yaitu mendorongmu untuk tuntas mencapai standar kompetensi melalui proses belajar yang baik. Nilai standar kompetensi yang dikategorikan cukup adalah lebih dari 55 atau kurang, dan belum puas dengan hasilnya, bisa mengikuti ujian perbaikan hanya untuk mata pelajaran yang belum tercapai standar kompetensi tersebut.   KAPAN UN PERBAIKAN AKAN DILAKSANAKAN? Untuk tahun 2015, kamu bisa memperbaiki nilai mata pelajaran yang belum mencapai standar kompetensi dengan mengikuti UN perbaikan di tahun 2016. Mulai tahun 2106, kamu bisa mengikuti UN perbaikan di tahun yang sama karena UN akan dilaksanakan pada awal semester kedua di tahun terakhir.   SELAMA MENUNGGU UN PERBAIKAN DI TAHUN 2016, APAKAH AKU BISA MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE JENJANG YANG LEBIH TINGGI? Jika kamu telah dinyatakan lulus oleh sekolahmu dan diterima di jenjang pendidikan selanjutnya, kamu tetap dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.   Untuk Informasi lebih lanjut Hubungi Posko UN Puspendik (09.00-21.00 WIB) Telpon : 021-3853000/08111989866 Facebook: Kemdikbud.RI Twitter: @Kemdikbud_RI Download Leaflet UN 2015: Halaman Muka Halaman Belakang
13.03.15 05:02  |   Si Data & Informasi

Penutupan Kegiatan PRODEP PKB KS/M In Service-2 Propinsi NTB Tahap I

TB – Penutupan Kegiatan PRODEP PKB KS/M In-2 Propinsi NTB Tahap I telah dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2015 pukul 10.00 WITA di Aula LPMP Nusa Tenggara Barat. Pada kesempatan tersebut, berkenan hadir Kepala Pusat PPPPTK PKn dan IPS, bapak Dr. Sumarno. Program ProDEP (Professional Development for Educational Personel) merupakan kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Australia, dalam mengembangkan sebuah sistem nasional Pengembangan Keprofesian bagi Tenaga Kependidikan. Tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja kepala sekolah/madrasah agar pengelolaan sekolah dan madrasah menjadi lebih baik. PPPTK PKn dan IPS diberikan wewenang melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Kepala Sekolah/Madrash (KS/M). Strategi pelatihan yang dipergunakan antara lain: tatap muka, kerja lapangan, presentasi hasil kerja, penilaian sendiri, penilaian pengawas, berbasis bukti, berbasis kegiatan dan kerja kelompok. Semua strategi tersebut diwadahi dalam pendekatan: In Service Learning 1 (In – 1), On the Job Learning (OJL), dan In Service Learning 2 (In – 2). Seluruh peserta yang hadir pada kegiatan In – 2 adalah peserta yang telah melaksanakan In – 1 dan OJL. Kegiatan In – 2 merupakan kegiatan presentasi dan pelaporan semua bukti yang dihasilkan selama kegiatan. Peserta kegiata In - 2 Tahap I ini berasal dari 3 kabupaten di propinsi NTB yaitu Kab. Lombok Utara, Kab. Bima, dan Kab. Sumbawa Barat. Acara dibuka dengan laporan dari ketua panita kegiatan, Hj. Juliasih, S.H. Dalam laporan tersebut diumumkan hasil pelatihan, sebanyak 125 peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama 3 hari mulai tanggal 8 sampai dengan 10 Maret 2015 dinyatakan kompeten. Selanjutnya, Dr. Sumarno selaku Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn dan IPS memberikan sambutan singkat. Beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pelatihan atas partisipasi aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Salah seorang peserta yang merupakan Pengawas Sekolah dari Kab. Bima, Bapak Syamsuddin menyampaikan kesan-kesan selama mengikuti kegiatan. Beliau merasa senang dan berharap kegiatan pelatihan Tenaga Kependidikan seperti ini akan terus berkesinambungan.
10.03.15 05:00  |   Si Data & Informasi

Pelatihan Pengelolaan Kelas Online untuk Admin DIO di PPPPTK PKn dan IPS

Diklat Interaksi Online (DIO) merupakan salah satu implementasi dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Tenaga Pendidik dan Kependidikan (PTK) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK PMP). Pada bulan Desember 2014 lalu telah diadakan uji coba (pilot) sistem DIO yang melibatkan PPPPTK sebagai penyedia materi Diklat, pusat pengajar dan pengelola administrasi kelas online. Peserta uji coba DIO adalah PTK sesuai dengan mata diklat yang diselenggarakan. Untuk tahun 2015 ini, direncanakan akan dilaksanakan kembali DIO dengan mata diklat yang lebih banyak dan melibatkan jumlah peserta yang lebih banyak pula. Oleh karena itu, PPPPTK PKn dan IPS melaksanakan persiapan sedini mungkin untuk menyukseskan penyelenggaraan DIO 2015 tsb. Salah satu upaya persiapan yang dilakukan adalah dengan mematangkan kembali materi-materi yang akan diselenggarakan dalam DIO. Selain itu, perlu juga menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Kelas Online bagi Admin. Selain pengajar (widyaiswara), admin atau administrator merupakan pengelola kelas online yang berperan penting dalam kegiatan DIO. Oleh karena itu, Bidang Program dan Informasi pada tanggal 16 sampai dengan 18 Februari 2015 lalu menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Kelas Online bagi Admin. Pada kegiatan yang berlangsung kurang lebih selama 3 hari tersebut, peserta pelatihan merupakan karyawan PPPPTK PKn dan IPS gabungan dari Bidang Program & Informasi dan Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Program dan Informasi, Bapak Drs. Djoko Winarjanto, M.M. Dalam pembukaan tsb beliau berpesan kepada calon admin DIO agar mengikuti kegiatan pelatihan dengan sungguh-sungguh demi suksesnya penyelenggaraan DIO 2015. Pelatihan difasilitasi oleh Tim Pilot DIO yaitu Pengajar Kelas Online Pilot DIO, yaitu bapak Slamet Supriyadi, S.Kom. M.Ed. dan 3 orang Administrator Pilot DIO yaitu Reti Veri Anita, S.Kom, Raudlatul Jannah, S.T dan Julita Nahdiyanna, S.Kom.
02.03.15 04:55  |   Si Data & Informasi

Jadwal Pelatihan Berbasis Kompetensi 2015

Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training/CBT) merupakan upaya yang dilakukan oleh P4TK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Pelaksanaan kegiatan CBT menggunakan strategi pendekatan belajar konstruktivisme dan andragogi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi, studi kasus, penugasan, ceramah, kerja kelompok, peer teaching, dan presentasi. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional. Berikut ini adalah jadwal kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training/CBT) Tahun 2015 di PPPPTK PKn dan IPS.
27.02.15 04:39  |   Si Data & Informasi

Pengumuman bagi Peserta CPNS 2014 yang Dinyatakan Lulus

Peserta seleksi CPNS tahun 2014 di Lingkungan BPSDMPK dan PMP yang dinyatakan LULUS dengan penempatan di PPPPTK PKn dan IPS dimohon segera hadir melapor dengan membawa dokumen pemberkasan usul pengesahan dan Penetapan CPNS ke PPPPTK PKn dan IPS, paling lambat ditunggu hingga tanggal 22 Februari 2015. Jalan Raya Arhanud, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Telepon: (0341) 532100, 532110 Detail Surat & Lampiran Pengumuman/pemberitahuan Final CPNS 2014 termasuk dokumen pemberkasan yang harus dilengkapi dapat di unduh di: PEMBERKASAN USUL PENGESAHAN DAN PENETAPAN CPNS TAHUN 2014
20.02.15 04:34  |   Si Data & Informasi

Pengumuman Final CPNS 2014

Berikut adalah nama-nama yang lolos CPNS 2014 di lingkungan KEMDIKBUD dengan rencana penempatan di PPPPTK PKn dan IPS: Informasi lengkap mengenai pengumuman final CPNS 2014 dapat akses melalui laman KEMDIKBUD sbb: http://cpns.kemdikbud.go.id/indexedc6.html?k=konten/56
13.02.15 10:25  |   Si Data & Informasi

Pengumuman Final CPNS PPPPTK PKn IPS 2014

Berikut adalah nama-nama yang lolos CPNS 2014 di lingkungan KEMDIKBUD dengan rencana penempatan di PPPPTK PKn dan IPS:   Informasi lengkap mengenai pengumuman final CPNS 2014 dapat akses melalui laman KEMDIKBUD sbb: http://cpns.kemdikbud.go.id/indexedc6.html?k=konten/56
13.02.15 04:11  |   Si Data & Informasi

Workshop Persiapan Diklat 2015

Kampus PPPPTK PKn dan IPS, mulai hari Rabu 21 Januari hingga Jumat 23 Januari 2015 menyelenggarakan Workshop Persiapan Diklat 2015. Peserta workshop yaitu seluruh Widyaiswara dari 9 jurusan yang ada di PPPPTK PKn dan IPS serta pimpinan dan staf Bidang Program dan Informasi. Tujuan dari workshop tersebut adalah menyusun silabus, struktur program, dan bahan ajar diklat yang akan diselenggarakan pada tahun 2015. Workshop dibuka oleh Drs. H. Subandi, M.M selaku Kepala Bidang Fasikom. Selanjutnya pengarahan dari Drs. Djoko Winarjanto, M.M. selaku Kepala Bidang Program dan Informasi. Diharapkan dari workshop tersebut dapat menghasilkan silabus, struktur program dan bahan ajar yang berkualitas demi peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan khususnya bidang Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
23.01.15 03:50  |   Si Data & Informasi

Pertemuan Awal Tahun 2015 Karyawan PPPPTK PKn dan IPS

Jumat, 9 Januari 2015 seluruh pimpinan dan karyawan PPPPTK PKn dan IPS berkumpul di aula gedung Krakatau untuk melakukan pertemuan membahas rencana kegiatan institusi di tahun 2015. Pertemuan tersebut dibuka oleh bapak Dr. Sumarno selaku Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn dan IPS. Beliau memberikan evaluasi dan apresiasi terhadap hasil kerja karyawan di tahun 2014 sekaligus memberikan arahan untuk kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan di lembaga pada tahun 2015. Selain arahan, KAPUS juga menyampaikan bahwa pada awal tahun ini, diadakan rotasi/perpindahan pegawai. Rotasi ini bertujuan untuk penyegaran organisasi dan supaya lebih dapat memaksimalkan kinerja sesuai kebutuhan lembaga dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan. Pada pertemuan tersebut masing-masing bagian/bidang melakukan koordinasi terkait dengan program kerja tahun 2015, Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Setiap pegawai diwajibkan merancang target output yang akan dicapai selama satu tahun. Dengan demikian, diharapkan pegawai memiliki acuan yang jelas mengenai pekerjaan apa yang akan dikerjakan selama satu tahun.
19.01.15 10:12  |   Si Data & Informasi

Pertemuan Awal Tahun 2015 Karyawan PPPPTK PKn dan IPS

Jumat, 9 Januari 2015 seluruh pimpinan dan karyawan PPPPTK PKn dan IPS berkumpul di aula gedung Krakatau untuk melakukan pertemuan membahas rencana kegiatan institusi di tahun 2015. Pertemuan tersebut dibuka oleh bapak Dr. Sumarno selaku Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn dan IPS. Beliau memberikan evaluasi dan apresiasi terhadap hasil kerja karyawan di tahun 2014 sekaligus memberikan arahan untuk kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan di lembaga pada tahun 2015. Selain arahan, KAPUS juga menyampaikan bahwa pada awal tahun ini, diadakan rotasi/perpindahan pegawai. Rotasi ini bertujuan untuk penyegaran organisasi dan supaya lebih dapat memaksimalkan kinerja sesuai kebutuhan lembaga dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan. Pada pertemuan tersebut masing-masing bagian/bidang melakukan koordinasi terkait dengan program kerja tahun 2015, Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Setiap pegawai diwajibkan merancang target output yang akan dicapai selama satu tahun. Dengan demikian, diharapkan pegawai memiliki acuan yang jelas mengenai pekerjaan apa yang akan dikerjakan selama satu tahun.
19.01.15 02:44  |   Si Data & Informasi

Video Conference DIO Pembelajaran Tematik SD

Salah satu sesi yang penting dalam kegiatan Uji Coba Diklat Interaksi Online (DIO) adalah sesi Video Conference (VICON). Ini dikarenakan DIO menggunakan sistem full online, dimana seluruh aktifitas diklat dilakukan melalui media internet. Tidak ada tatapmuka sama sekali dengan pengajar maupun pengelola kelas (admin/walikelas). Mulai dari pendaftaran peserta, administrasi surat tugas, hingga pendistribusian materi dilakukan melalui Learning Management System (LMS) DIO. Begitupun dengan pengerjaan Tes Awal dan Tes Akhir, pengumpulan Lembar Kerja (LK) dan tugas-tugas semuanya online. Peserta dituntut untuk mandiri, aktif dan kreatif. Hal ini sejalan dengan semangat profesionalitas guru yang ingin terus ditingkatkan. Saat Guru menasehati siswa untuk rajin belajar, maka sudah seyogyanya Guru juga harus terus bersedia belajar. Sebab, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran sudah merupakan suatu tuntutan zaman yang tidak bisa lagi dihindari. Dalam VICON, peserta memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan nara sumber yaitu widyaiswara pengampu kelas online. Pada kesempatan uji coba ini, PPPPTK PKn IPS menyelenggarakan Diklat Tematik Terpadu Sekolah Dasar. Seperti yang telah ditulis sebelumnya dalam artikel [ini], Pusat Belajar (PB) yang dipilih ada 4 Kabupaten/Kota yaitu: Kota Malang, Kab. Malang, Kota Batu dan Kab. Probolinggo. Pada hari Rabu tanggal 24 Desember 2014 pukul 09.00 – 11.00 WIB telah dilaksanakan Video Converence dengan peserta di PB tersebut. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut karena ini adalah pengalaman pertama mereka dalam mengikuti Video Conference dalam suasana diklat online. Meskipun pada kegiatan ujicoba ini masih ditemui beberapa kendala teknis terkait dengan ketersediaan akses internet yang memadai di PB, namun respon peserta sangat positif. Hal ini dibuktikan dengan beberapa pesan positif yang dikirim peserta kepada Admin DIO PPPPTK PKn IPS melalui salah satu feature di LMS DIO. Berikut contoh pesan dari Khusnul Khatimah, salah satu peserta Pilot DIO dari PB Kab. Probolinggo: Sebelum VICON, team Pilot DIO PPPPTK PKn dan IPS melakukan beberapa persiapan guna menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan, diantaranya memeriksa kembali koneksi internet di PB dan berkoordinasi dengan Admin PB mengenai hal teknis dan non teknis pelaksanaan VICON. Pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn dan IPS bapak Dr. Sumarno dan Kepala Bidang Program dan Informasi bapak Drs. Djoko Winarjanto, M.M. berkenan hadir. KAPUS memberikan sambutan dan motivasi kepada peserta DIO. Tidak lupa beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi dan keaktifan peserta mengikuti kegiatan Pilot DIO ini (rv).
31.12.14 10:23  |   Si Data & Informasi

Finalisasi dan Uji Coba Soal Ujian Kompetensi Awal (UKA)

Pada tanggal 16 sampai 19 Desember 2014, PPPPTK PKn dan IPS telah menyelenggarakan kegiatan Finalisasi dan Uji Coba Soal Ujian Kompetensi Awal (UKA).   Finalisasi dan Uji Coba Soal UKA ini perlu dilakukan supaya kegiatan UKA yang akan diselenggarakan pada tahun 2015 nanti, dapat berjalan dengan baik. PPPPTK PKn dan IPS sebagai salah satu lembaga penyusun soal UKA, perlu memastikan validitas soal agar memenuhi kriteria penyusunan soal berdasarkan standar guru yang telah ditentukan.           Latar Belakang UKA Mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru tahun-tahun sebelumnya, maka pada tahun 2015 mendatang, akan dilakukan beberapa perubahan pada pelaksanaan sertifikasi guru. Perubahan tersebut antara lain dengan dilaksanakannya Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi calon peserta. UKA merupakan portal untuk seleksi penyiapan dokumen Rekoknisi Pengalaman Lampau (RPL). RPL tersebut nantinya digunakan sebagai persyaratan mengikuti proses sertifikasi tahun 2015.   Guru adalah pendidik profesional dengan tujuh tugas utama, yaitu: mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Para peserta didik tersebut berada pada jenjang: Pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal Pendidikan dasar Pendidikan menengah Kriteria guru profesional menurut undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, adalah sebagai berikut: Harus memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) Menguasai kompetensi (pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian) Memiliki sertifikat pendidik Sehat jasmani dan rohani Memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional Sebagai tenaga profesional, guru diharapkan dapat meningkatkan martabat dan perannya sebagai agen pembelajaran. Sertifikasi guru sebagai upaya peningkatan mutu guru diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan.           Peserta Uji Coba Soal UKA     Peserta uji coba soal UKA adalah guru-guru yang berasal dari 3 Kabupaten/Kota yaitu Kota Malang, Kab. Malang, dan Kota Batu. Untuk mata pelajaran Geografi, peserta dari jenjang SMA sejumlah 36 orang. Untuk mata pelajaran Sosiologi, peserta dari jenjang SMA sejumlah 29 orang. Untuk mata pelajaran Sejarah, peserta dari jenjang SMA sejumlah 28 orang. Dan untuk mata pelajaran Ekonomi, peserta dari jenjang SMA sejumlah 25 orang. Sedangkan untuk mata pelajaran PKn, peserta adalah gabungan guru PKn jenjang SMA dan SMP sejumlah 30 orang. Untuk mata pelajaran IPS, peserta dari jenjang SMP sejumlah 29 orang.
30.12.14 10:12  |   Si Data & Informasi

Siti Nuraliffah (DKI) Raih Nilai Tertinggi pada CBT Tematik SD

Pelatihan Berbasis Kompetensi atau Competence Based Training (CBT) dengan materi Pembelajaran Tematik SD telah tuntas dilaksanakan. Bertempat di Kampus PPPPTK PKn IPS, kegiatan yang dimulai pada tanggal 7 Desember 2014 tersebut resmi ditutup tanggal 16 Desember 2014 kemarin oleh Kepala Bidang Program dan Informasi, Bapak Drs. Djoko Winarjanto, M.M. Dari 39 orang peserta yang mengikuti pelatihan tersebut semuanya dinyatakan lulus. Nilai tertinggi pertama diraih oleh Siti Nuraliffah dari SDN Kenari 07 Pagi DKI Jakarta. Tempat kedua diraih oleh Hasim Asyari dari SDN 05 Kota Mataram dan nilai tertinggi ketiga diraih oleh Ririn Mustika dari SDN Parapat 3 Kota Tangerang. Peserta sangat antusias mengikuti seluruh materi pelatihan Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar dipandu oleh 4 widyaiswara PPPPTK PKn IPS yaitu Dr. Ari Pujiastuti, M Pd.; Slamet Supriyadi, S.Kom. M.Ed.; Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd. dan Drs. Sucahyono MJ, M.Pd.   Menurut Slamet Supriyadi, S.Kom. M.Ed, salah satu widyaiswara yang mengampu kelas tersebut, di awal pelatihan pada umumnya peserta berpendapat bahwa Pembelajaran Tematik Terpadu itu sulit diimplementasikan. Penyebab berkembangnya opini tersebut adalah para guru banyak yang tidak mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai Pembelajaran Tematik Terpadu. Pengetahuan yang sepotong-sepotong dapat menimbulkan kesalahpahaman dan kebingungan. Setelah mendapat pelatihan selama 10 hari di PPPPTK PKn dan IPS, pemahaman mereka terhadap Pembelajaran Tematik Terpadu meningkat. Hal ini dibuktikan dari grafik tes awal dan tes akhir peserta. Nilai tes akhir mengalami peningkatan dibandingkan dengan tes awal. Serta, dari hasil peer teaching menunjukkan bahwa simulasi mengajar yang ditampilkan saat peer teaching semakin mendekati dengan konsep Pembelajaran Tematik Terpadu. Pada akhir pelatihan, para peserta menjadi bersemangat untuk mengimplementasikan hasil pelatihan ke dalam ruang kelas mereka di sekolah masing-masing (rv).
19.12.14 11:40  |   Si Data & Informasi

Acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Pembelajaran Tematik SD

  Pelatihan Berbasis Kompetensi atau Competence Based Training (CBT) telah dibuka oleh Kepala Pusat (KAPUS) PPPPTK PKn IPS, Bapak Dr. Sumarno di gedung Krakatau kampus PPPPTK PKn IPS pada hari Minggu 7 Desember 2014. Pelatihan ini akan berlangsung selama 10 hari hingga tanggal 16 Desember 2014. Kegiatan CBT merupakan upaya yang dilakukan oleh P4TK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Kegiatan CBT kali ini ditujukan untuk guru Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia dengan materi Pembelajaran Tematik. Guru yang menjadi sasaran pelatihan adalah guru-guru yang telah mengikuti uji kompetensi guru pada tahun 2013 sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.   Meskipun hujan sedang mengguyur kota Batu sore itu, antusiasme dan semangat peserta tetap terlihat terutama saat acara dilanjutkan ke sesi materi pelatihan.
08.12.14 19:37  |   Si Data & Informasi

Program ProDEP PKB KS/M In-Service Learning-2 Jawa Timur

Salah satu agenda kegiatan diklat di PPPPTK PKn & IPS bulan Desember 2014 adalah Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Kepala Sekolah/Madrasah (PKB KS/M). PKB KS/M merupakan kegiatan pengembangan tenaga kependidikan hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Australia melalui program ProDEP (Proffesional Development for Educational Personnel). Sasaran kegiatan ini adalah kepala sekolah/madrasah yang berasal dari 56 kabupaten/kota yang berada di 6 provinsi yaitu Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Pelaksanaan kegiatan PKB KS/M menggunakan multistrategi antara lain: tatap muka, kerja lapangan, presentasi hasil kerja, penilaian sendiri, penilaian pengawas, berbasis bukti, berbasis kegiatan dan kerja kelompok. Semua strategi tersebut diwadahi dalam pendekatan training In Service Learning 1 (In-1), On the Job Learning (On), dan In Service Learning 2 (In-2). Kegiatan In Service Learning 1 (In-1) telah diselenggarakan pada bulan Oktober 2014. Sedangkan In Service Learning 2 (In-2) untuk provinsi Jawa Timur akan diselenggarakan dengan jadwal sbb:   Tujuan penyelenggaraan PKB KS/M secara umum adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, ketrampilan, dan kinerja professional kepala sekolah/madrasah dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didiknya. Sedangkan secara khusus, tujuan PKB KS/M adalah untuk meningkatkan hal-hal sebagai berikut: Kompetensi kepala sekolah/madrasah sejak diangkat menjadi kepala sekolah/madrasah sampai akhir masa jabatan. Kinerja kepala sekolah/madrasah yang bermuara pada meningkatnya kinerja sekolah secara keseluruhan. Kepemimpinan kepala sekolah/madrasah dalam pemberdayaan sumber daya sekolah. Kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah/madrasah dalam mencapai manajemen sekolah yang berkualitas. Kepemimpinan manajerial kepala sekolah/madrasah dalam mencapai manajemen sekolah yang berkualitas Kepemimpinan kepala sekolah/madrasah dalam pelaksanaan supervise akademik kepada guru Kepemimpinan kewirausahaan kepala sekolah/madrasah dalam hal etos kerja dan jiwa enterpreuneurship Kemampuan kepala sekolah/madrasah dalam pengembangan sekolah melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS)  
05.12.14 11:17  |   Si Data & Informasi

Pilot Project Diklat Interaksi Online (DIO) 2014

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan Peningkatan Mutu Pendidikan (BPSDMPK PMP) yang menaungi seluruh PPPPTK di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memandang perlu untuk mengembangkan suatu sarana Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) secara online. Hal ini dilatar belakangi oleh fakta bahwa saat ini Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah berkembang sangat pesat. Di era 90an, komputer masih berukuran relatif besar dan sulit untuk dibawa kemana-mana. Saat ini, komputer jinjing (laptop) dengan dimensi ukuran yang jauh lebih kecil dan ringan, memungkinkan akses teknologi dimanapun dan kapanpun. Akses internet juga semakin mudah dan murah. Di banyak tempat umum, seperti alun-alun, pusat perbelanjaan, dan restoran, banyak tersedia akses internet gratis. Hal ini semakin memudahkan manusia terhubung dengan manusia yang lain di manapun dan kapanpun. Melalui teknologi yang berkembang saat ini, sangat dimungkinkan terjadi komunikasi suara+gambar sekaligus (video conference). Dengan keberadaan komputer yang dilengkapi speaker, microphone, webcam dan kemudahan akses internet, sangat sayang apabila tidak dimanfaatkan untuk pembelajaran online. Alasan lain adalah, DIKLAT online berpotensi membantu pemerintah dalam melakukan efisiensi biaya. Pada DIKLAT tatap muka, sangat dimungkinkan terjadi pengeluaran uang negara untuk membiayai transportasi peserta ke tempat diklat, menyediakan akomodasi penginapan dan konsumsi. Padahal, Indonesia memiliki sekitar 3 juta guru yang harus senantiasa ditingkatkan dan dikembangkan kualitasnya seiring dengan perkembangan jaman secara berkelanjutan. Diperlukan terobosan baru untuk dapat mempercepat banyaknya jumlah guru yang dididik dan dilatih secara berkesinambungan namun dengan anggaran yang efisien. Pendidikan dan Pelatihan secara Online menjadi salah satu pilihan Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PKB) dengan berbagai manfaat sebagai berikut [1]: Akses yang lebih luas. Penyelenggara pelatihan seperti PPPPTK dapat menyediakan akses pengembangan profesional lebih luas bagi lebih banyak guru. Berpotensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Interaktivitas dari kelas online yang dilakukan oleh tim PPPPTK Matematika sesuai klaim mereka, berpotensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Modul online dapat dievaluasi dari waktu ke waktu, diperbaiki dan disesuaikan untuk pemanfaatan berikutnya. Penyampaian yang fleksibel. Pelatihan disampaikan dengan lebih fleksibel dalam bentuk online secara penuh maupun hybrid, dengan berbagai skenario (misalnya belajar berkelompok dalam KKG/MGMP atau belajar secara mandiri). Penggunaan yang meluas ke ruang kelas. Guru akan dapat memanfaatkan material online di ruang kelas mereka untuk para siswa. Pemanfaatan teknologi. Ketika mengikuti pembelajaran online, guru akan belajar juga dalam memanfaatkan teknologi untuk mengumpulkan, menemukan, mengembangkan dan mempublikasikan pengetahuan dan informasi.   Diklat Interaksi Online (DIO) yang sedang dikembangkan oleh BPSDMPK PMP ini merupakan rintisan (pilot project) yang diharapkan menjadi sarana diklat Guru di masa depan. Saat ini DIO sedang pada tahap uji coba sistem. Agar mendapatkan feedback yang akurat untuk pengembangan selanjutnya, maka diselenggarakan Diklat Online perdana yang dikelola secara simultan oleh 8 PPPPTK yaitu PPPPTK PKn & IPS, PPPPTK Bahasa, PPPPTK IPA, PPPPTK Matematika, PPPPTK Penjas & BK, PPPPTK TK & PLB, dan PPPPTK BOE. Direncanakan, kegiatan DIKLAT online ini akan melibatkan kurang lebih 80 sekolah inti KKG/MGMP di seluruh Indonesia sebagai pusat belajar. PPPPTK PKn & IPS diberikan kepercayaan untuk menyelenggarakan DIKLAT online Tematik Terpadu Sekolah Dasar (SD). Peserta adalah para pendidik (guru) yang berada dalam satu wilayah sekolah inti KKG/MGMP yang terpilih. Registrasi peserta dilakukan menggunakan akun login personal masing-masing di Padamu Negeri (rv)   _________________ Referensi: [1] http://dio.siap.id/ [2] Gambar diambil dari www.theguardian.com
03.12.14 19:37  |   Si Data & Informasi

Pelatihan Berbasis Kompetensi Pembelajaran Tematik SD

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan standar kompetensi guru yang berhubungan dengan: Komponen Pengelolaan Pembelajaran dan Wawasan Kependidikan Komponen Kompetensi Akademik/Vokasional sesuai materi pembelajaran Pengembangan profesi Komponen-komponen Standar Kompetensi Guru ini mewadahi kompetensi professional, personal, dan social yang harus dimiliki seorang guru. Pengembangan standar kompetensi guru diarahkan pada peningkatan kualitas guru dan pola pembinaan guru yang terstruktur dan sistematis. Dengan demikian, kompetensi yang dimiliki setiap guru akan mewujudkan kualitas guru yang sebenarnya.   Oleh karena itu, P4TK PKn IPS di bulan Desember 2014 ini akan mengadakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Based Training/ CBT). Kegiatan CBT merupakan upaya yang dilakukan oleh P4TK PKn IPS untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkaitan dengan penguasaan pengetahuan tentang materi ajar, penguasaan ketrampilan pembelajaran, dan sikap profesional guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Kegiatan CBT kali ini ditujukan untuk guru Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia dengan materi Pembelajaran Tematik. Guru yang menjadi sasaran pelatihan adalah guru-guru yang telah mengikuti uji kompetensi guru pada tahun 2013 sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Kegiatan akan berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 7 sampai dengan 16 Desember 2014. Pelaksanaan kegiatan CBT menggunakan strategi pendekatan belajar konstruktivisme dan andragogi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi, studi kasus, penugasan, ceramah, kerja kelompok, peer teaching, dan presentasi. Harapan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh guru berdasarkan standar pendidikan nasional (rv)
26.11.14 19:35  |   Si Data & Informasi

International Seminar on History Learning

P4TK PKn IPS bekerja sama dengan: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Institut Francais I d’Indonesie (IFI) Southest Asian Ministers of Education Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) telah menyelenggarakan Seminar Internasional Pendidikan Sejarah (International Seminar in History Learning) pada tanggal 6 November 2014. Kegiatan bertempat di gedung Semeru kampus P4TK PKn dan IPS dengan mengundang 100 guru Sejarah SMA/SMK se-Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kab.Malang dan Kota Batu.   Seminar diisi oleh pembicara pertama, Vincent Coquin dengan didampingi 2 orang pengamat yaitu Olivier Godin dan Eric Mabire. Ketiga narasumber langsung didatangkan dari Institut Francais I d’Indonesie (IFI). Lembaga ini merupakan salah satu pusat kebudayaan Perancis terbesar di dunia di bawah naungan Kedutaan Besar Perancis di Indonesia. IFI menawarkan akses untuk memperoleh informasi budaya mengenai Perancis kontemporer melalui kegiatan: Pengajaran bahasa Perancis Kegiatan artistik bekerjasama dengan mitra kerja dari Perancis atau Indonesia Media cetak, film, internet dan buku Selain pembicara dari IFI, dihadirkan pula pembicara dari Universitas Negeri Malang yaitu Prof. Dr. Hariyono dan widyaiswara P4TK PKn IPS Yudi Setianto, M.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta seminar mengenai paradigma pendidikan Sejarah di Perancis. Hal ini penting bagi para guru Sejarah agar mereka memiliki tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai pembelajaran sejarah di negara lain.
26.11.14 19:33  |   Si Data & Informasi

Silaturahim Keluarga Besar PPPPTK PKn dan IPS 1435H

Batu — PPPPTK PKn dan IPS pada hari Senin, 4 Agustus 2014 mengadakan acara Silaturahim Keluarga Besar PPPPTK PKn dan IPS. Undangan yang hadir terdiri dari karyawan dan karyawati, purnatugas (pensiunan), serta beberapa komponen masyarakat sekitar misalnya perangkat desa Sekar Putih kelurahan Pendem dan perwakilan dari Pusdik Arhanud. Selain mempererat tali silaturahim, acara ini juga menjadi sarana untuk saling menyampaikan permohonan maaf di bulan Syawal pasca libur Idul Fitri 1435 H. Acara dimulai dengan sambutan dari Dr. Sumarno selaku Kepala PPPPTK PKn dan IPS yang baru dilantik pada 19 Juni 2014. Dalam sambutannya, Kepala PPPPTK PKn dan IPS mengajak kepada segenap karyawan dan karyawati untuk bahu membahu bekerja sama menjalankan tugas sebaik-baiknya demi pencapaian visi dan misi. Tak lupa, beliau juga memohon doa dari para hadirin agar PPPPTK PKn dan IPS dapat menjadi lembaga yang mampu mengemban amanah. Lembaga ini diharapkan mampu melayani tenaga pendidik dan kependidikan di bidang PKn dan IPS di seluruh Indonesia dengan standar nasional bahkan internasional. Dalam kesempatan ini juga diserahkan tali asih (kenang-kenangan) kepada sejumlah purnatugas diiringi ucapan terimakasih atas dedikasinya pada kemajuan PPPPTK PKn dan IPS (rv).
04.08.14 19:23  |   Si Data & Informasi

Penulisan Bahan Ajar Kurikulum 2013

Urgensi pengembangan kurikulum 2013 inheren dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi yang terus berlangsung, serta perubahan sosial budaya di masyarakat baik secara local, nasional maupun global. Perubahan-perubahan itu membawa konsekuensi logis bagi cetak biru kurikulum. Oleh karena itu kurikulum 2013 dipersiapkan guna menghadapi tantangan global, serta tuntutan masyarakat di masa depan. Menjelang implementasi kurikulum 2013, penyiapan guru dan tenaga kependidikan sebagai pelaksana kurikulum di lapangan perlu dilakukan. Pada tahun 2013 akan dilaksanakan pelatihan bagi pengawas dan kepala sekolah SD/SMP/SMA/SMK, guru kelas I dan IV SD, guru kelas VII SMP untuk 9 mata pelajaran, dan guru kelas X SMA/SMK untuk 3 mata pelajaran. Untuk mendukung program pelatihan itu, maka Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK dan PMP) telah menyiapkan 14 modul Pelatihan implementasi kurikulum 2013, sesuai dengan kelas, mata pelajaran, dan jenjang pendidikan. Ada pun modul-modul yang dimaksud adalah: Modul Kurikulum 2013 SD. Penyusun: Diah Sri Wilujeng, Ari Pudjiastuti dan Slamet Supriyadi. Modul IPS SMP Kurikulum 2013. Penyusun: Widarwati. Modul PKn SMP Kurikulum 2013. Penyusun: Ilzam Marzuk. Modul PKn SMA Kurikulum 2013. Penyusun: Milan Rianto. Modul Geografi SMA Kurikulum 2013. Penyusun: Aunur Rofiq. Modul Ekonomi SMA Kurikulum 2013. Penyusun: Suparlan. Modul Sosiologi SMA Kurikulum 2013. Penyusun: Sri Suntari. Modul Sejarah SMA Kurikulum 2013. Penyusun: Yudi Setianto. Modul Antropologi SMA Kurikulum 2013. Penyusun: Indrijati Soerjasih.
10.03.14 19:20  |   Si Data & Informasi

Diklat Kurikulum 2013

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Pengembangan SDMP-PMP memberi tugas kepada PPPPTK PKn dan IPS untuk menyelenggarakan Diklat Kurikulum 2013 bagi Guru SMP se-Jawa Timur dengan 38 Kota / Kabupatennya dengan jumlah peserta 46.441 guru. Adapun mata pelajaran dalam diklat yaitu : PPKn - SMP Bahasa Indonesia - SMP Matematika - SMP Bahasa Inggris - SMP IPA - SMP IPS - SMP Seni Budaya - SMP Penjaskes - SMP Prakarya - SMP Bimbingan Konseling - SMP Dan untuk mensukseskan Diklat ini PPPPTK PKn dan IPS melakukan koordinasi dengan 38 Kota/Kab. di Jatim untuk menggali informasi mengenai Tempat Pelaksanaan Kegiatan. Nama - nama petugas dari PPPPTK PKn dan IPS : Drs. Soeboer Santoso, M.Pd dan Supardi, S.E ke Kab. Bangkalan - Kab. Sampang Drs. H. Subandi dan Gatot Malady, SIP ke Kab. Sumenep - Kab. Pamekasan Widjianto Judono, M.Si dan Muhk. Kusaeni ke Kota Surabya - Kab. Gresik Juliasih, S.H dan Mufida Cahyani, S.Sos ke Kab. Sidoarjo - kota Mojokerto - Kab. Mojokerto Dwi Kesit Birawasih, M.Ap dan Fariziah, M.Acc Ke Kab. Lamongan - Kab. Bojonegoro - Kab. Tuban Uun Lukitasari, S.Pd dan Indah Kurnia Ratri, S.E Ke Kab. Ngawi-Kab. Madiun-Kota Madiun - Kab. Magetan Yoyok Yogyo Bintoro, S.AB dan Hari Purnomo Ke Kab. Pacitan - Kab. Ponorogo M. Nasikh Lil Sidi , S.Pd dan Susvi Tantoro, M.Si ke Kab. Tulungagung - Kab. Trenggalek Bambang Sutejo dan Totok AP ke Kota dan Kab. Blitar Nugroho Susanto, M.Pd dan Wahyu Tresnaeni, S.Si ke Kab. Jombang - Kab. Nganjuk - Kota Kediri - Kab. Kediri Suwarti, M.Ap dan Anthonia Shanti P, M.Si ke Kota Malang - Kota Pasuruan - Kab. Pasuruan Didik Budi H, S.Pd dan Yudhistira A.N ke Kota Batu - Kab. Malang Mujiono H, S.AB dan Heri Santoso ke Kab. Probolinggo - Kota Probolinggo - Kab. Lumajang Drs. Sugeng Wahyudi dan Muh. Ardiansyah, SE.,SST ke Kab. Jember - Kab. Bondowoso Drs. Djoko Winarijanto, M.M dan Dr. Erwan Yuniardi, SE., M.M ke Kab. Situbondo  - Kab. Banyuwangi
07.03.14 19:18  |   Si Data & Informasi

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah Dasar

Agar pelaksanaan Kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik, selain guru, salah satu komponen yang perlu mendapat pelatihan implementasi Kurikulum 2013 adalah kepala sekolah. Harapannya kepala sekolah dapat menerapkan hasil pelatihan dan memberikan bimbingan kepada guru-guru yang berada di sekolahnya. Hal ini disampaikan oleh Dr. Sumarno, selaku kepala pusat P4TK PKn & IPS saat membuka pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah di Hotel Surya Indah Kota Batu pada 13 November 2014 lalu. Pelatihan ini merupakan pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah untuk materi pembelajaran di SD tahap yang ke 3. Pelatihan berlangsung selama 5 hari dan berakhir pada 17 November 2014 kemarin. Secara serentak, selain di Hotel Surya Indah, P4TK PKn IPS juga menyelenggarakan pelatihan yang sama di 4 hotel yang lain di kota Batu yaitu Hotel Victory, Hotel D’Wahyu, Hotel Pondok Jatim, dan Hotel Metropole. Tidak ketinggalan Kampus P4TK PKn IPS juga dipergunakan sebagai tempat pelatihan. Hal ini dikarenakan target jumlah peserta mencapai 4762 orang dari 38 Kota dan Kabupaten di Jawa Timur. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini diantaranya adalah agar para peserta pelatihan memiliki sikap yang terbuka untuk menerima Kurikulum 2013, memiliki keinginan yang kuat untuk mengimplementasikan Kurikulum 2013, memiliki pemahaman yang mendalam tentang Kurikulum 2013, memiliki ketrampilan menyusun RPP dengan mengacu pada Kurikulum 2013, dan memiliki ketrampilan mengajar dengan menerapkan berbagai model pembelajaran misalnya Problem Based Learning, Project Base Learning, dan Discovery Learning (rv).
23.12.13 19:29  |   Si Data & Informasi

Pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang

Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi Nasional tentang kelulusan Tes Kompetensi Dasar (TKD) peserta Calon Pegawai Negeri Sipil pelamar umum tahun 2013, dengan ini diberitahukan kepada peserta yang lulus seleksi Tes Kompetensi Dasar (daftar terlampir) untuk melaksanakan Tes Kompetensi Bidang (TKB) pada: I. Waktu dan Tempat Seleksi Hari, Tanggal: Minggu, 22 Desember 2013 Pukul: 13.00 WIB - sampai dengan selesai Tempat: Gedung Perpustakaan lantai 1, PPPPTK PKn IPS Jl. Raya Arhanud Sekarputih Desa Pendem Kec. Junrejo Kota Batu, Jawa Tirnur Telp./ Fax: (0341)52100, (0341)532110 II. Ketentuan lain : Bagi peserta ujian TKB harap hadir 30 (tiga puluh) menit lebih awal Membawa nomor peserta ujian dan KTP asli Membawa alat tulis sendiri (balpoint, pensil 2B, karet penghapus) Bagi peserta yang tidak membawa nomor Ujian dan KTP asli dianggap gugur Peserta yang terlambat lebih dari 15 (lima belas) menit setelah dimulainya ujian, tidak diperbolehkan mengikuti ujian
20.12.13 19:12  |   Si Data & Informasi

Seleksi Penerimaan CPNS di Lingkungan PPPPTK PKn IPS Tahun 2013

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 164/P/2013 tanggal 11 September 2013 dan hasil Rapat Koordinasi Penerimaan CPNS Tahun 2013 tanggal 11 s.d. 13 September 2013. Universitas/Institut/Politeknik/Unit Utama akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil Sejumlah 4 (empat) orang dengan rincian sebagai berikut : No. Jabatan Pendidikan Gol/Ruang Jumlah Penempatan 1 Analis Pengujian dan Pengesahan Dokumen S1 IIIa 1 Subbag Perencanaan dan Penganggaran 2 Perancang Program & Model Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan S1 IIIa 1 Laboratorium PPKn 3 Analis Data Pendidikan S1 IIIa 1 Laboratorium Teknologi dan Informasi 4 Analis Data Pendidikan S1 IIIa 1 Laboratorium Teknologi dan Informasi Penerimaan Pendaftaran secara online di laman https://cpns.kemdikbud.go.id mulai tanggal 23 September s.d. 7 Oktober 2013 Prosedur Pendaftaran secara online dapat dilihat pada laman https://cpns.kemdikbud.go.id Seluruh Peserta wajib memiliki sertifikat TOEFL yang berlaku dengan nilai 450 atau TOEIC dengan nilai 600 dan terbitan paling lama September 2011
19.09.13 19:07  |   Si Data & Informasi

ToT Penilaian Kinerja Guru di Kupang, NTT

Penilaian terhadap pelaksanaan tugas dan kewajiban guru dalam melaksanakan pembelajaran, mutlak perlu dilakukan agar tugas dan fungsi yang melekat pada profesi guru dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Maka dari itu PPPPTK PKn dan IPS bekerjasama dengan LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Penilai Kinerja Guru Bagi PCT (Provincial Core Team) untuk menyamakan persepsi dalam proses penilaian kinerja guru (PK Guru) dan melatih kompetensi calon trainers dan penilai PK Guru. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta dari 20 kabupaten dan 1 kota, yang merupakan para calon penilai dan trainers penilaian kinerja guru, yang terdiri dari unsur LPMP, Dinas Pendidikan Kab/Kota dan Provinsi, Dewan Pendidikan, APSI, pengawas sekolah, dan kepala sekolah se-Provinsi NTT. Kegiatan yang berlangsung pada 29 Oktober - 2 November 2011 di Hotel T-More Kupang ini mengagendakan tentang penjelasan gambaran umum PKG, pengamatan dan pendeskripsian aktivitas guru dan siswa, pengkajian dokumen, penggunaan indikator kinerja guru, serta pemahaman proses dan simulasi PKG. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi harapan bagi pembangunan pendidikan, dan pembinaan profesionalitas guru menuju tercapainya insan Indonesia cerdas dan kompetitif (hp).
09.02.12 18:32  |   Si Data & Informasi

Masjid Baru PPPPTK PKn IPS

PPPPTK PKn dan IPS sekarang telah memiliki sebuah masjid yang diberi nama Masjid Al-Ikhlas. Masjid ini telah selesai dibangun sejak pertengahan November 2011 dan telah digunakan untuk pelaksanaan sholat lima waktu termasuk sholat jum’at bagi karyawan dan peserta diklat. Masjid ini terletak tepat di samping kantor pusat dan memiliki luas 400 m2, serta dapat menampung jama’ah sholat kurang lebih 200 orang. Masjid yang indah ini juga dikelilingi oleh taman yang ditata dengan cukup cantik (hp).
09.02.12 18:32  |   Si Data & Informasi

Diklat Pembelajaran Tematik Kabupaten Parigi Mauting

Selama empat hari mulai tanggal 21 sampai dengan 24 Maret 2011, PPPPTK PKn dan IPS mendapat kunjungan dan permintaan kerja sama berupa pelaksanaan diklat bagi guru-guru dan kepala sekolah SD berasal dari Kabupaten Parigi Moutong. Guru-guru yang ikut dalam kegiatan ini terutama adalah guru-guru kelas awal (Kelas 1, 2, dan 3). Diklat ini memang menfokuskan kegiatannya pada Diklat Pembelajaran Tematik. Kegiatan ini dibimbing oleh widyaiswara dari PPPPTK PKn dan IPS di antaranya adalah Ibu Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd, Ibu Dr. Ari Pujiastuti, M. Pd., dan Bapak Drs. Sucahyono, M.Pd. Selama empat hari itu guru-guru dari Kabupaten Parigi Moutong ini melaksanakan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya terutama dalam bidang pembelajaran tematik SD. Peserta tidak hanya diberikan materi secara teori, tetapi lebih banyak diberikan pelatihan berupa praktik-praktik mulai dari penyusunan silabus sampai dengan penilaiannya. Peserta dibentuk dalam bateberapa kelompok untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam melalui kegiatan diskusi atau tukar pendapat dengan sesama peserta. Fasilitator dalam menyampaikan materi menggnakan berbagai metode sehingga peserta tidak merasa bosan, tetapi selalu aktif mengikuti pembelajaran dan dapat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dengan baik. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, sebab selama ini pandangan kami tentang pembelajaran tematik sangat sulit dilakukan, tetapi setelah mendapatkan pelatihan di PPPPTK PKn dan IPS ini kami menjadi jelas dan tidak ragu-ragu lagi dalam melaksanakan pembelajaran tematik di sekolah kami. Itulah salah satu pendapat peserta Diklat Pembelajarn Tematik yang sempat dimintai pendapatnya oleh redaksi MIPSOS disela-sela istirahat menjelang penutupan diklat. Semoga harapan ini bisa benar-benar terwujud, selain bisa diimplementasikan di sekolahnya, harapannya juga bisa diimbaskan kepada guru-guru lain yang ada di daerah. Semoga. (RED)
02.12.11 17:16  |   Si Data & Informasi

Pembuatan Media Pembelajaran PKn IPS Tahun 2011

Tahun 2011 PPPPTK PKn dan IPS Batu kembali melaksanakan program pembuatan VCD model pembelajaran untuk mata pelajaran PKn dan IPS di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Pelaksanaan kegiatan ini beragam, tetapi secara keseluruhan sudah dimulai pada bulan Mei 2011. Penanggung jawab pembuatan VCD model pembelajaran ini adalah masing-masing laboratorium di PPPPTK PKn dan IPS. Masing-masing laboratorium melakukan persiapan dan pembagian tugas serta pendampingan mulai dari penyusunan skrip skenario sampai pelaksanaan shooting/pengambilan gambar dan tahap akhir pembuatan VCD. Kegiatan pembuatan VCD ini dimulai dari penyusunan skrip skenario model pembelajaran pada masing-masing sekolah dan penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Guna mematangkan dan agar Skrip dan RPP yang disusun dapat lebih sempurna dan dapat digunakan untuk shooting, dilakukan kegitan workshop untuk memperoleh masukan-masukan dari berbagai pihak yang kompeten baik secara akademis maupun secara teknis. Setelah dilakukan revisi-revisi terhadap skrip dan RPP, selanjutnya dilakukan persiapan secara teknis untuk shooting dimulai dengan memberikan pengarahan dan latihan-latihan di sekolah yang menjadi model. Penataan ruang kelas, siswa, dan guru model, semuanya dipersiapkan dan dilatih agar hasil yang diperoleh bisa lebih baik. Dalam proses pembuatan VCD model pembelajaran ini, PPPPTK PKn dan IPS bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Kota Batu, Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kab. Probolinggo. Beberapa sekolah tersebut di antaranya: SMA Negeri 2 Kota Batu, SMA Negeri 1 Bantur, SMA Negeri 4 Kota Malang, SMK Negeri 1 Kota Malang, SMA Negeri 5 Kota Malang, dan SD Muhammadiyah Pendil Kabupaten Probolinggo. (RED)
02.12.11 15:44  |   Si Data & Informasi

Program BERMUTU Tahun 2011

Kegiatan BERMUTU (Better Education Through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading) tahun 2011 di PPPPTK PKn dan IPS dilaksanakan mulai bulan Juni 2011. Rangkaian kegiatan BERMUTU dimulai dengan kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi (Rakorsin) yang dilaksanakan secara serentak bersama-sama dengan empat PPPPTK yang lain yaitu PPPPTK PKn dan IPS, PPPPTK IPA, PPPPTK Bahasa, dan PPPP Matematika. Keempat PPPPTK ini secara bersama-sama melaksanakan kegiatan Rakorsin pada tanggal 7 sampai dengan 9 Juni 2011 bertempat di Hotel Oval Surabaya. Pada kegiatan awal ini diikuti oleh 75 Kepala Dinas Kota/Kabupaten yang menjadi sasaran Program BERMUTU dan 16 LPMP serta beberapa peserta dari perguruan tinggi. Rakorsin ini merupakan kegiatan awal untuk melakukan koordinasi dan memadukan kegiatan-kegiatan Program BERMUTU yang akan dilaksanakan pada tahun 2011. Hasil Rakorsin akan menjadi dasar bagi pelaksanaan kegiatan BERMUTU berikutnya. Setelah Rakorsin, sebagai kegiatan awal adalah Workshop Penyusunan Modul yang akan digunakan dalam kegiatan program BERMUTU. Pada kegiatan workshop ini PPPPTK PKn dan IPS hanya menambahkan tiga modul selain modul yang telah ada, sebagai bahan belajar yaitu modul yang berkaitan dengan Pembelajaran Tematik di kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Setelah penyusunan modul selanjutnya dilakukan kegiatan Harmonisasi Modul BERMUTU, yang bertujuan untuk menyelaraskan modul yang telah disusun agar bisa digunakan oleh peserta program BERMUTU. Kegiatan berikutnya adalah Workshop Penggunaan Modul BERMUTU yang melibatkan WI PPPPTK, WI LPMP, dan guru pemandu. Pada kegiatan ini akan disampaikan mengenai penggunaan modul-modul BERMUTU yang akan bermanfaat bagi WI atau guru pemandu dalam menjalankan tugasnya melakukan pembimbingan dan memandu kegiatan dalam Program BERMUTU di daerah masing-masing. Setelah kegiatan workshop ini dilanjutkan dengan kegiatan Pelatihan PCT (Provincial Core Team), yaitu pelatihan bagi fasilitator di tingkat provinsi yang akan memberikan pelatihan bagi fasilitator di daerah atau tingkat kota/kabupaten. Rangkaian kegiatan Program BERMUTU ini dilaksanakan oleh PPPPTK PKn dan IPS selama bulan Juni sampai dengan bulan Juli. Selanjutnya PPPPTK PKn dan IPS ini akan melakukan pemantauan kegiatan BERMUTU ini melalui kegiatan Monitoring Pelatihan DCT yang dilakukan oleh LPMP di provinsi yang menjadi sasaran Program BERMUTU. Selain ini kegiatan monitoring juga dilakukan di kota/kabupaten sasaran Program BERMUTU yaitu melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi KKG Kota/Kabupaten untuk menjaring data mengenai pelaksanaan Program BERMUTU yang dilakukan di daerah-daerah. Selanjutnya hasil monitoring dan evaluasi ini akan diolah dan kesimpulan hasilnya akan diworkshopkan sebagai bahan masukan untuk pelaksanaan Program BERMUTU yang telah dilakukan. Itulah rangkaian pelaksanaan Program BERMUTU yang dilaksanakan oleh PPPPTK PKn dan IPS pada tahun 2011 ini. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan Juni dan diperkirakan akan dapat terlaksana seluruhnya sampai bulan Agustus. Kepercayaan, komunikasi, dan koordinasi PPPPTK PKn dan IPS dengan instansi yang menangani Program BERMUTU baik PPPPTK, LPMP, maupun dinas pendidikan kota/kabupaten menjadi sarana untuk mewujudkan tujuan bersama dalam rangka menyukseskan Program BERMUTU. (RED)
02.12.11 15:44  |   Si Data & Informasi

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi 2011

Perlunya pengembangan bidang usaha koperasi agar menjadi lebih maju dan dapat lebih menyejahterakan anggotanya, tetapi jangan sampai terjebak pada sikap kapitalis yang cenderung terus mencari untung tanpa mempertimbangkan unsur sosialnya, berikut salah satu sambutan yang disampaikan oleh Kepala Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kota Malang, Bapak Sugeng Hadi Utomo, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Sejahtera di PPPPTK PKn dan IPS. RAT dilaksanakan di gedung aula Perpustakaan PPPPTK PKn dan IPS pada tanggal 29 Maret 2011. Kegiatan ini dihadiri oleh hampir seluruh anggota koperasi yang juga pegawai di PPPPTK PKn dan IPS. Selain Kepala KPN, RAT juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM kota Malang dan Kepala PPPPTK PKn dan IPS selaku Pembina Koperasi. Dalam acara RAT ini ada beberapa masukan dan penyepakatan di antaranya penyepakatan besarnya dana bantuan sosial untuk anggota yang terkena musibah, pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus, dan pemilihan anggota badan pemeriksa koperasi untuk mengganti Bapak H.B. Suparlan yang telah menjabat anggota badan pemeriksa koperasi selama tiga periode. Laporan pertanggungjawaban pengurus secara umum dapat diterima oleh anggota dan dapat disahkan, tetapi perlu ada beberapa revisi dan catatan untuk memperjelas laporan. Pada sesi pemilihan anggota badan pemeriksa koperasi, anggota secara aklamasi dengan suara terbanyak memilih pengganti Bapak H.B. Suparlan, yaitu Bapak Yaser Awaluddin. Setelah pemilihan dilanjutkan dengan pelantikan secara resmi Bapak Yaser Awaluddin sebagai anggota badan pemeriksa oleh perwakilan dari Depkop dan UKM disaksikan oleh seluruh anggota. Kegiatan RAT ini diakhiri dengan pengundian doorprize bagi anggota koperasi (hp).
28.05.11 15:41  |   Si Data & Informasi

Kegiatan BERMUTU 2010

Mulai bulan April 2010, PPPPTK PKn dan IPS mulai menyelenggarakan kegiatan untuk Program BERMUTU. Kegiatan ini diawali dengan kegiatan Sinkronisasi kegiatan program BERMUTU yang diikuti oleh berbagai instansi yang menjadi sasaran Program BERMUTU. Kegiatan ini merupakan program Kementerian Pendidikan Nasional untuk peningkatan kualifikasi dan penerapan sertifikasi guru sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Program BERMUTU ini merupakan program kerja sama pemerintah RI dengan Pemerintah Belanda dan bank Dunia. Sasaran dari kegiatan ini adalah guru-guru SD dan SMP terutama yang berada di 75 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Tujuan utama dari program ini adalah sebagai upaya untuk peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan karier dan kinerja guru secara langsung yang dikaitkan dengan peningkatan mutu pembelajaran di kelas. Guna menyukseskan program BERMUTU ini, PPPPTK PKn dan IPS berupaya untuk menfasilitasi pelaksanaan kegiatan BERMUTU, di antaranya dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan bagi personal-personal yang akan memberikan pendampingan dalam kegiatan BERMUTU, baik yang tergabung dalam National Core Team (NCT), Provincial Core Team (PCT), District Core Team (DCT), maupun National Team (NT) bagi tim Pengembang Program KKG, KKKS, MKKS, KKPS, dan MKPS. Dalam kegiatan ini model kegiatan BERMUTU yang digunakan adalah berbasis kelompok kerja, pengembangan dan desiminasinya dengan menerapkan strategi berantai (case cade). kegiatan yang difasilitasi oleh PPPPTK PKn dan IPS di antaranya adalah Pelatihan Penggunaan Modul BERMUTU yang telah dilaksanakan pada tanggal 20-24 April 2010, Pelatihan PCT yang dilaksanakan tanggal 27 April - 1 Mei 2010, Pelatihan NT bagi Pengembang KKG yang dilaksanakan pada tanggal 29 April - 1 Mei 2010. Beberapa kegiatan tersebut dilaksanakan di Malang. Khusus untuk Pelatihan DCT akan dilaksanakan di tiga region, yaitu Region I di Jawa Barat, Region II di Malang, Jawa Timur, dan Region III di Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini akan dilaksanakan di bulan Mei 2010. Peserta Pelatihan DCT adalah guru-guru yang akan menjadi pengembang di KKG yang ada di 75 kota/kabupaten di seluruh provinsi di Indonesia. Selain kegiatan pelatihan tersebut PPPPTK PKn dan IPS juga menfasilitasi kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan kegiatan program BERMUTU (hp).
04.04.10 15:22  |   Si Data & Informasi

Pemetaan Kompetensi Guru Pelajaran Tahun 2011 Tahap II

Kegiatan Pemetaan Kompetensi Guru PKn dan IPS dilaksanakan oleh lembaga dengan sasaran 50 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Untuk tahap II kota/kabupaten yang menjadi sasaran sejumlah 23 kota/kabupaten. Sesuai jadwal pelaksanaan kegiatan Pemetaan Kompetensi Guru PKn dan IPS ini akan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2011 di dinas pendidikan kota/kabupaten yang menjadi sasaran. Pesertanya adalah guru-guru PKn dan IPS yang telah ditunjuk sesuai kuota yang telah ditentukan untuk tiap kota/kabupaten sasaran.       Tempat: Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten Sasaran Pemetaan: TAHAP II 1. Kota Tanjung Pinang - Kep Riau 2. Kab. Sorolangun - Jambi 3. Kab. Lebak - Banten 4. Kab. Kepulauan Seribu - DKI Jakarta 5. Kab. Sumedang - Jabar 6. Kab. Kerawang - Jabar 7. Kota Tasikmalaya - Jabar 8. Kab. Purbalingga - Jateng 9. Kab. Blora - Jateng 10. Kab. Sleman - DIY 11. Kab. Kulon Progo - DIY 12. Kab. Bojonegoro - Jatim 13. Kab. Pacitan - Jatim 14. Kab. Jember - Jatim 15. Kab. Sumenep - Jatim 16. Kab. Sambas - Kalbar 17. Kab. Lombok Utara - NTB 18. Kab. Bulukumba - Sulsel 19. Kota Kendari - Sultra 20. Kab. Majene - Sulbar 21. Kab. Seram Barat - Maluku 22. Kab. Halmahera Utara - Malut 23. Kab. Keerom - Papua
06.02.10 15:16  |   Si Data & Informasi

Pemetaan Kompetensi Guru PKn IPS Tahun 2011 Tahap I

Kegiatan Pemetaan Kompetensi Guru PKn dan IPS tahun 2010 dilaksanakan oleh lembaga dengan sasaran 50 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Untuk tahap I kota/kabupaten yang menjadi sasaran sejumlah 27 kota/kabupaten. Sesuai jadwal pelaksanaan kegiatan Pemetaan Kompetensi Guru PKn dan IPS ini akan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2010 di dinas pendidikan kota/kabupaten yang menjadi sasaran. Pesertanya adalah guru-guru PKn dan IPS yang telah ditunjuk sesuai kuota yang telah ditentukan untuk tiap kota/kabupaten sasaran (hp).       Tempat: Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten Sasaran Pemetaan TAHAP I                                                                1. Kota Sabang - NAD                                              2. Kab. Langkat - Sumut                                          3. Kab. Rokan Hulu - Riau                                           4. Kota Payakumbuh - Sumbar                                     5. Kab. Kepahiang - Bengkulu                                    6. Kab. Ogan Komering Ulu - Sumsel                          7. Kab. Bangka Selatan - Kep. Bangka Belitung               8. Kab. Tanggamus - Lampung                                   9. Kab. Ciamis - Jabar                                              10. Kab. Banjarnegara - Jateng                                11. Kab. Kendal - Jateng                                          12. Kab. Pekalongan - Jateng                                    13. Kab. Tegal - Jateng                                            14. Kab. Tuban - Jatim                                            15. kab. Malang - Jatim                                            16. Kab. sampang - Jatim                                          17. Kab. Kapuas - Kalteng                                        18. Kab. Tapin - Kalsel                                            19. Kota Bontang - Kaltim                                     20. Kab. Bangli - Bali                                              21. Kab. Karangasem - Bali                                        22. Kab. Kupang - NTT                                          23. Kota Kotamobagu - Sulut                                 24. Kab. Pohuwato - Gorontalo 25. Kab. Poso - Sulteng 26. Kab. Bantaeng - Sulse 27. Kota Sorong - Papua Barat
06.01.10 11:48  |   Si Data & Informasi

Buletin MIPSOS Peroleh Nomor ISSN

Terhitung sejak tanggal 13 Februari 2009, Buletin MIPSOS milik PPPPTK PKn dan IPS Malang memperoleh ISSN (International Standard Serial Number) atau Nomor Seri Standar Internasional, dengan Nomor ISSN: 2085-1871 – Nomor ID: 1234495095 – Nomor Kodebar: 9-772085-187006. Apa itu ISSN? ISSN adalah sebuah nomor unik yang digunakan untuk identifikasi publikasi berkala media cetak ataupun elektronik. Nomor identifikasi ini sejenis dengan ISBN yang diperuntukkan bagi buku. ISSN diberikan oleh [ISDS] (International Serial Data System) yang berkedudukan di Paris, Perancis. ISSN diadopsi sebagai implementasi ISO-3297 di tahun 1975 oleh Subkomite no. 9 dari Komite Teknik no. 46 dari ISO (TC 46/SC 9). ISDS mendelegasikan pemberian ISSN baik secara regional maupun nasional. Untuk regional Asia dipusatkan di Thai National Library, Bangkok, Thailand. Sedangkan untuk Indonesia ditangani oleh PDII LIPI. Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) LIPI adalah ISSN National Center untuk Indonesia, yang memiliki tugas dan wewenang untuk melakukan pemantauan atas seluruh publikasi terbitan berkala yang diterbitkan di Indonesia. Sebagai bagian dari tanggung jawab tersebut, PDII menerbitkan ISSN yang merupakan tanda pengenal unik setiap terbitan berkala yang berlaku global. Sesuai dengan perkembangan dan era elektronik dan dijital saat ini, PDII LIPI sebagai otoritas resmi penerbit nomor ISSN untuk terbitan berkala di Indonesia telah membuka sistem registrasi dan administrasi ISSN secara online sejak 1 April 2008. Dengan demikian seluruh proses pendaftaran sampai penerbitan ISSN di Indonesia sudah dilakukan secara elektronik penuh melalui situs ISSN Online yang dikelola PDII LIPI. Dengan sistem ini pengelolaan ISSN lebih mudah, murah dan transparan. Lebih dari itu sistem ini memberi fasilitas tambahan berupa barcode generator online yang bisa dipakai untuk membuat kodebar ISSN tanpa perlu memiliki perangkat lunak yang berharga cukup mahal. Fasilitas ini merupakan yang pertama di dunia yang diintegrasikan dengan pengelolaan ISSN. Persyaratan untuk mendapatkan Nomor ISSN juga sangat mudah. Pertama kita harus melengkapi formulir permohonan online di halaman formulir permohonan ISSN baru. Setelah itu barulah kita mengunggah seluruh data elektronik yang dipersyaratkan untuk pengajuan ISSN melalui sarana yang tersedia, minimal 1) Halaman sampul depan terbitan berkala lengkap dengan penulisan volume, nomor, dan tahun terbit; 2) Halaman daftar isi; 3) Halaman daftar Dewan Redaksi. Kemudian tidak lupa melunasi pembayaran biaya administrasi sebesar Rp. 200.000,- ke rekening PDII LIPI. Setelah mengirimkan bukti transfer melalui situs ISSN, nomor dan kodebar ISSN bisa diketahui dan diunduh langsung dari halaman status pemohon setelah seluruh proses selesai dan disetujui. Salah satu kelebihan penerbitan yang mempunyai nomor ISSN karena keberadaan majalah itu sudah diakui sehingga setiap tulisan di majalah itu bisa dijadikan angka kredit untuk promosi jabatan. Pun demikian halnya dengan Buletin MIPSOS yang telah ber-ISSN. Oleh karena itu sangat diharapkan kepada para pemegang jabatan fungsional, khususnya seperti widyaiswara dan pustakawan di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS Malang untuk lebih produktif menulis artikel ilmiah dan aktif mengirimkannya ke Redaksi MIPSOS. Di samping akan mendapatkan tambahan angka kredit, tentunya juga akan membantu MIPSOS agar mampu terbit tepat secara berkala (hp).
05.10.09 11:42  |   Si Data & Informasi
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial
Jl. Arhanud, Ds. Sekar Putih Kel. Pendem Kec. Junrejo Kota Batu
Jawa Timur
Telp. 0341-532100
Fax. 0341-532110
, p{2}
Copyright © 2016 PPPPTK PKn & IPS
Powered by Lubna.Us